seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Empat Remaja di Palangka Raya Dianiaya Sekelompok Pria Mabuk

by Redaksi - Tanggal 29-05-2024,   jam 04:30:09
Potongan video aksi penganiayaan yang terjadi di Jalan Temanggung Tilung I, Selasa (28/5/2024). Potongan video aksi penganiayaan yang terjadi di Jalan Temanggung Tilung I, Selasa (28/5/2024).

SB, PALANGKA RAYA - Ramai beredar sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan sebuah peristiwa kekerasan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekelompom remaja sesama sebayanya.

Video viral tersebut diketahui terjadi di Jalan Temanggung Tilung I, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, pada Selasa (28/5/2024) pada sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari rekaman kamera pengawas itu terlihat seorang pria bertopi dan berjaket melakukan penganiayaan kepada empat remaja yang tengah nongkrong di lokasi kejadian.

Terlihat dengan jelas jika aksi penganiayaan itu dilakukan dengan pemukulan, tendangan, melempar menggunakan pot bunga dan bak sampah hingga pengancaman menggunakan senjata tajam (Sajam).

Usai video viral itu, jajaran Tim Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Informasi yang dihimpun, delapan pria terduga pelaku telah diamankan kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny Marthius Nababan menerangkan jika saat ini kasus penganiayaan tersebut telah dilakukan penyelidikan.

"Laporan sudah kami terima dan telah ditangani, untuk ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," katanya, Rabu (29/5/2024).

Sementara itu saat ditemui di lokasi kejadi, IK yang merupakan rekan korban menyebutkan, jika para pelaku ini melakukan penganiayaan tersebut bermula ketika dari delapan terduga pelaku dimana satu diantanya berinisial RA datang ke lokasi untuk mencari remaja berinisial AS.

“Saat itu empat pelaku mendatangi langsung lokasi kejadian, sedangkan empat lainnya menunggu tak jauh dari lokasi. Mereka mencari keberadan AS karena telah mengganggu adik dari RA,” ucapnya.

Usai menanyakan keberadaan AS, pelaku yang diketahui berinisial RA bersama temannya langsung melakukan penganiayaan terhadap YA, WI, AL dan JU. Ia menuturkan dua korban juga sempat diancam menggunakan senjata tajam oleh kawanan pelaku.

"Yang paling parah YA, dipukul, ditendang sampai dilempar menggunakan pot bunga. Kalau motif infonya pelaku RA mencari AS karena mengganggu adiknya," pungkasnya. (rk/sb)