Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dinas SDABMBKPRKPK Kotim Temukan Saluran Drainase Tertutup Bangunan Warga

Redaksi 05-06-2024, 07:30 WIB 1 menit baca
Petugas saat melakukan saluran drainase yang tersumbat dan sering menyebabkan terjadinya banjir. (FOTO: ISTIMEWA)
Petugas saat melakukan saluran drainase yang tersumbat dan sering menyebabkan terjadinya banjir. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas SDABMBKPRKP Mentana Dinar, angkat bicara soal pengelolaan sistem drainase di Sampit yang dinilai belum maksimal saat musim hujan. 

Ia mengatakan, pihaknya menemui drainase tertutup dibeberapa titik jalan Kota Sampit.

"Seperti Jalan RA Kartini ada 2 drainase tertutup kiri kanan yang menyebabkan genangan air tinggi beberapa waktu lalu. Ada juga di jalan Kopi Selatan dan Tjilik Riwut," kata Mentana, Rabu (5/6/2024).

Ia menjelaskan,tertutupnya drainase tersebut mengakibatkan saluran air mengalir saat musim hujan v Kondisi ini membuat air tidak mengalir ke saluran primer sehingga meluap ke badan jalan hingga masuk ke perumahan warga.

"Misalkan di jalan RA Kartini kami menemukan 2 Draniase skundernya menyempit bahkan tertutup bangunan warga. Lokasi itu juga paling tinggi genangan airnya dan paling lama surut. Ternyata itu kendalanya. Kendati demikian kami sudah melakukan normalisasi," ungkapnya.

Terkait pengelolaan sistem drainase, pihaknya bekerja sama dengan Dinas PU dengan memiliki 30 orang tenaga manual. Sedangkan yang memakai alat ada 2 orang. Operator 1 orang dan pembantu operator 1 orang.

Lanjutnya, ketiga puluh orang tersebut menjalankan tugasnya secara tersebar melakukan pengecekan saluran drainase di dalam Sampit. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard