Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

GSI Kalteng Jadi Ajang Penjaringan Talenta Sepak Bola Pelajar SMP

Redaksi 10-09-2026, 14:56 WIB 2 menit baca
Sekretaris Dinas Pendidikan Kalteng, Safrudin menghadiri pembukaan Gala Siswa Indonesia tingkat provinsi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Sekretaris Dinas Pendidikan Kalteng, Safrudin menghadiri pembukaan Gala Siswa Indonesia tingkat provinsi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah menjadi ajang penjaringan talenta sepak bola pelajar jenjang SMP. Kompetisi ini sekaligus menjadi tahapan seleksi untuk mencari pemain terbaik yang akan dipersiapkan mewakili Kalimantan Tengah pada tingkat nasional.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Safrudin mengatakan, GSI merupakan bagian dari proses seleksi talenta sepak bola usia muda, khususnya bagi pelajar SMP. Melalui kompetisi tersebut, pihaknya menjaring pemain putra dan putri yang dinilai memiliki kemampuan terbaik.

“Yang kita laksanakan di Provinsi Kalimantan Tengah ini akan dijaring perwakilan dari Kalimantan Tengah yang akan dinilai, diseleksi putra-putri yang terbaik yang mempunyai teknik yang bagus, kemudian juga kemampuan yang bagus di dalam sepak bola,” ujar Safrudin, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan, proses penilaian tidak hanya melihat hasil pertandingan. Sejumlah aspek turut diperhatikan, mulai dari teknik dasar, kondisi fisik, kecepatan berlari, penguasaan bola hingga akurasi umpan.

Bahkan, setiap pertandingan direkam melalui video untuk kemudian dianalisis sebagai bagian dari proses penilaian. Rekaman tersebut digunakan untuk melihat kemampuan pemain secara lebih terukur, termasuk efektivitas permainan dan jumlah umpan yang berhasil maupun gagal.

“Dari yang kita laksanakan di Provinsi Kalimantan Tengah ini akan dijaring perwakilan dari Kalimantan Tengah yang nanti tentu akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” jelasnya.

Safrudin menyebutkan, GSI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini diikuti empat tim yang berasal dari Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Sukamara.

Sementara untuk kategori putri, terdapat dua tim yang mengikuti kompetisi. Jumlah peserta tahun ini lebih terbatas karena mempertimbangkan kondisi anggaran, waktu pelaksanaan yang cukup singkat, serta kondisi kabut asap yang masih belum menentu.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Dinas Pendidikan, yang telah menyelenggarakan GSI.

Ia juga mengapresiasi kabupaten dan kota yang mengirimkan kontingen untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Menurut Umar, GSI tidak hanya menjadi sarana untuk mencari pelajar berprestasi di bidang sepak bola, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding serta menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpeserta.

“Kita berharap Gala Siswa ini bagian menjadi bagaimana anak-anak kita bisa bertanding dengan sebaik-baiknya dan menjalin silaturahmi dan persaudaraan antar peserta itu sendiri,” katanya.

Umar berharap pelaksanaan GSI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dapat berjalan lancar dan melahirkan pelajar berprestasi yang mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional. Selain prestasi olahraga, ia menilai kegiatan tersebut juga penting dalam mendukung pembinaan karakter para pelajar. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard