seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sebar Fitnah Tukang Santet, Warga Sampit Dibina

by Redaksi - Tanggal 14-07-2024,   jam 05:56:27
Petugas ketika menerima curhatan dari AS mengenai fitnah tukang santet. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas ketika menerima curhatan dari AS mengenai fitnah tukang santet. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Seorang warga Kabupaten Kotawaringin Timur berinisial JP (30), Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng karena telah menyebarkan berita bohong atau hoaks hingga merugikan orang lain.

Disini JP menyebarkan hoaks bahwa AS (36) warga Palangka Raya yang bekerja sebagai eksportir ikan betutu adalah tukang santet dari Wonosobo.

"Saya difitnah tukang santet dari Wonosobo melalui whatsapp pak,” ungkapnya kepada Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng Ipda Shamsuddin, Minggu (14/7/2024).

Dijelaskannya, bahwa pihaknya berdua sama-sama membeli ikan dari masyarakat lalu dikirim ke Jakarta, Batam dan ke luar negeri seperti Singapura serta Malaysia.

“Mungkin ini dilatarbelakangi persaingan bisnis pak karena saya dan JP sama-sama bekerja sebagai eksportir ikan betutu,” ucapnya.

Sementara dikarenakan JP berdomisili di Sampit, Cak Sam sapaan akrab Ipda Shamsuddin kemudian melakukan mediasi secara virtual dan memberikan pembinaan kepada JP agar tidak memfitnah atau menyebarkan hoaks yang dapat merugikan orang lain.

JP kemudian meminta maaf kepada AS dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya serta membuat klarifikasi bahwa AS bukanlah tukang santet. (rk/sb)