seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tekan Angka Kecelakaan, Polisi Gelar Ops Patuh Telabang 2024

by Redaksi - Tanggal 15-07-2024,   jam 01:24:57
Apel gelar pasukan yang berlangsung di Mapolda Kalteng. (FOTO: SEPUTAR BORNEO) Apel gelar pasukan yang berlangsung di Mapolda Kalteng. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Guna memastikan kelancaran Operasi Patuh Telabang 2024, Polda Kalimantan Tengah menggelar apel gelar pasuk dalam rangka memeriksa kesiapan para personel.

Dalam kegiatan ini, Onspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Ady Soeseno memimpin jalannya upacara tersebut, pada Senin (15/7/2024) pagi.

Ady Suseno mengungkapkan, bahwa kegiatan ini nantinya akan digelar selama 14 hari, yakni sejak 15-28 Juli 2024 mendatang secara serentak seluruh wilayah polres jajaran.

“Diharapkan dengan kegiatan ini nantinya dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi di Kalimantan Tengah,” katanya kepada awak media usai memimpin apel.

Sambungnya, bahwa pada periode tahun 2023 lalu kenaikan angka kecelakaan sebesar 23 persen. Berdasarkan aplikasi Integrated Road Safety Management System (IRSMS) data kecelakaan lalu lintas sebanyak 1.148 kejadian.

“Dari ribuan kejadian tersebut, sebanyak 399 orang meninggal dunia, 148 orang luka berat dan sebanyak 1.277 orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas,” urainya.

Sedangkan pada tahun 2022, kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 936 kejadian, yang menandakan bahwa angka kecelakaan di tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 212 kejadian atau naik hampir 23 persen.

"Untuk itu dalam operasi ini para personel diminta agar dapat memberikan sosialisasi, edukasi hingga melakukan patroli dialogis untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kalteng," ujarnya.

Adapun prioritas pelanggar, yakni meliputi penggunaan HP saat berkendara, pengemudi ranmor di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudi dalam pengaruh alkohol, mel arus, dan pengemudi ranmor yang tidak menggunakan safety belt

"Untuk para personel saya selalu mengingatkan untuk tetap mengutamakan sisi humanis dalam melaksanakan tugas selama bertugas di lapangan, agar operasi ini dapat berjalan dengan lancar," tutupnya. (rk/sb)