seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kota Palangka Raya Siaga Karhutla

by Redaksi - Tanggal 15-07-2024,   jam 03:17:02
Petugas ketika melakukan pemadaman karhutla di Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas ketika melakukan pemadaman karhutla di Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Berdasarkan Pemetaan Risiko Berbasis Analisis Dini (PERISAI) berbasis satelit milik BPBD Kota Palangka Raya, pertanggal 15 Juli 2024 menunjukan ditingkat kekeringan sangat tinggi untuk Kota Palangka Raya.

Hal itu tentunya menjadi ancaman terkait kerawanan terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada wilayah Kota Cantik ini. Oleh sebab itu, dinas terkait telah melakukan strategi untuk menanggulanginya.

Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi mengatakan, dengan adanya portal PERISAI ini memudahkan dalam rangka pencegahan dini mengantisipasi terjadinya Karhutla.

“Dimana kita tahu data dari portal PERISAI untuk tiga hari kedepan memang tidak ada hujan. Kemungkinan akan mengalami kekeringan, akan tetapi kekeringan yang dimaksud bukan berarti sifatnya ektrim melainkan hanya tingkat kelembapannya saja,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2024).

Sambungnya, pihaknya selalu mewaspadai terkait kemungkinan tersebut dengan menggalakan patroli di semua kelurahan yang ada begitu juga dengan para relawan.

“Sedangkan untuk Kota Palangka Raya kita telah tetapkan status Siaga Karhutla,” tegasnya.

Hal senada, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi mengungkapkan, beberapa hari ini beberapa kasus Karhutla sudah terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, seperti di Kecamatan Jekan Raya Kelurahan Menteng khususnya. Kemudian beberapa waktu lalu terjadi di wilayah Kelurah Petuk Ketimpun.

“Untuk personel yang dilibatkan dalam mengantisipasi karhutla ini, nanti kita akan bekerja sama dengan tim-tim relawan yang ada untuk berkolaborasi dengan TRC BPBD di lapangan,” pungkasnya. (rk/sb)