Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengecek perlengkapan pemadam kebaran hutan dan lahan. (FOTO:KOMINFO)
SB, SAMPIT - Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang marak terjadi, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur terus berupaya meningkatkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat.
“Berdasarkan hasil evaluasi kami sudah ada beberapa spot yang teridentifikasi akan meluas tentunya kami dari forkopimda bergerak cepat melakukan kegitan-kegiatan seperti mitigasi, identifikasi, kemudian melakukan tindakan,” kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Senin (22/7/2024).
Ia menambahkan, apa yang telah diupayakan dalam pencegahan karhutla tentunya harus didukung berbagai pihak khususnya masyarakat.
“Terkait dengan pemahaman atau kesadaran untuk tidak membakar lahan apalagi ini sudah memasuki masa kemarau harus ada upaya-upaya kongkret kita lakukan untuk mencegah hal tersebut,” ujarnya
Resky akan terus melakukan edukasi sosialisasi dalam upaya program pencegahan bencana karhutla ini sehingga penegakan hukum menjadi upaya terakhir.
“Terkadang upaya penegakan hukum itu tidak memberikan asas manfaat jadi kita akan lakukan upaya-upaya bersama forkopimda, stake holder terkait, dan perusahaan-perusahaan yang mendukung untuk mengedukasi masyarakat,” jelas Resky kembali.
Resky berharap tidak ada masyarakat yang melakukan perbuatan melawan hukum kedepan dengan sengaja membakar lahan. Tapi apabila masih ada oknum yang nekat maka akan ditindak untuk memberikan efek jera. (f1/sb)