seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pagi di Bukit Keminting, Sore Rumah Warga Jalan Meranti Berkobar

by Redaksi - Tanggal 01-09-2024,   jam 06:20:31
Tampak dari kejauhan kobaran api dan kepulan asap tebal membakar rumah warga di Jalan Meranti Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA) Tampak dari kejauhan kobaran api dan kepulan asap tebal membakar rumah warga di Jalan Meranti Kota Palangka Raya. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Setelah warga Bukit Keminting VII, kini warga Kota Palangka Raya Jalan Meranti Kota Palangka Raya kembali mendadak dihebohkan kebaran rumah pada Minggu (1/9/2024) sore.

Kejadian yang berlangsung cepat ini membuat warga sekitar berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan mencoba membantu memadamkan api yang semakin membesar.

Api diketahui pertama kali melahap bagian atap rumah, kemudian dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan. Kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi di atas lokasi kebakaran, membuat suasana di sekitar semakin mencekam. Warga yang melihat kejadian tersebut hanya bisa berupaya semampu mereka sambil menunggu bantuan dari tim pemadam kebakaran.

Mendapatkan informasi tentang kebakaran ini, tim gabungan yang terdiri dari Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI/Polri, BPBD, Satpol-PP, serta para relawan segera bergegas menuju lokasi kejadian. Dengan sigap, mereka berupaya mengendalikan kobaran api yang sudah terlanjur meluas.

"Tim kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16:00 WIB. Kami segera datang ke lokasi, namun api sudah membesar di bagian atas rumah," ungkap Sucipto, Petugas Rescue Damkar Kota Palangka Raya.

Meski tiba dalam kondisi api yang sudah berkobar hebat, tim gabungan tidak menyerah dan terus berjuang untuk memadamkan api.

Setelah berjuang selama sekitar 45 menit, tim akhirnya berhasil meredam amukan si jago merah tersebut. Namun sayangnya, sebagian besar isi rumah, termasuk perabotan seperti sofa, lemari, dan berbagai barang berharga lainnya, hangus terbakar.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin agar api tidak merembet ke rumah warga yang lain," tambah Sucipto. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (sb)