Tampak rumah kayu yang tidak berpenghuni terbakar di Jalan Bukit Keminting. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA - Kebakaran kembali mengguncang Kota Palangka Raya. Si jago merah melahap habis sebuah rumah kayu yang tidak berpenghuni di Jalan Bukit Keminting pada Kamis sore (5/9/2024) sekitar pukul 15:30 WIB.
Api yang berkobar hebat membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri serta memberi peringatan kepada tetangga terdekat. Bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menyebar dan menghanguskan rumah tersebut dalam waktu singkat.
Setelah menerima laporan, tim pemadam kebakaran (Damkar) bersama aparat TNI/Polri, BPBD, dan para relawan segera dikerahkan ke lokasi guna mengendalikan kobaran api. Selama kurang lebih satu jam, tim berhasil memadamkan api dan mencegahnya menjalar ke bangunan lain yang berdekatan.
Petugas Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar tidak berpenghuni.
"Dari keterangan warga, rumah ini kosong dan tidak berpenghuni," jelas Sucipto di lokasi kejadian.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, Sucipto mencurigai adanya kejanggalan terkait peristiwa ini.
"Saya dari hati nurani merasa ada sesuatu yang tidak nyaman. Tapi secara hukum kita tidak bisa menuduh tanpa bukti, jadi kita serahkan penyelidikan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” ungkapnya.
Ia juga mencatat bahwa kejadian serupa sering kali menimpa rumah-rumah yang kosong dan tidak berpenghuni.
"Anehnya, rumah yang terbakar selalu rumah yang kosong dan tidak dihuni oleh pemiliknya," lanjutnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga sekitar, untuk lebih waspada dan memperhatikan jika ada rumah kosong di lingkungan mereka.
"Kunci pengawasan bukan hanya ada di tangan aparat, tetapi juga di tetangga terdekat. Amati siapa saja yang keluar masuk di rumah kosong tersebut," tambahnya.
Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Berdasarkan perkiraan awal, kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran ini mencapai puluhan juta rupiah. (sb)