Tim labfor saat melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran Gereja Maranatha. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA - Sebanyak empat personel dari Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur diterbangkan ke Kota Palangka Raya untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Gereja Maranatha dan merambat hingga ke SMP Kristen Palangka Raya.
Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny M Nababan menyatakan, bahwa tim Bidlabfor Polda Jatim dipimpin oleh Wakabid Labfor Polda Jatim, telah bergabung dengan pihak kepolisian setempat untuk kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap asal mula kebakaran.
"Kami bersama tim Bidlabfor Polda Jawa Timur kembali melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab dari kebakaran ini selama kurang lebih tiga jam," ujar Ronny, Senin (30/9/2024).
Selama penyelidikan tersebut, sejumlah bukti penting telah berhasil dikumpulkan oleh tim forensik. Bukti-bukti ini kemudian dibawa ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut, dengan harapan dapat segera mengungkap secara pasti apa yang menyebabkan kebakaran tersebut.
Kompol Ronny M Nababan juga menambahkan, bahwa berdasarkan hasil sementara dari penyelidikan di lapangan, diduga kuat titik awal kebakaran berasal dari bagian belakang gereja, tepatnya di ruang mimbar tengah.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebabnya.
"Kemungkinan besar api berasal dari ruang mimbar tengah, namun untuk penyebab pastinya kita masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," jelas Ronny.
Pihak kepolisian berharap, dengan bantuan teknologi forensik dan tim ahli dari Polda Jawa Timur, penyebab kebakaran ini bisa segera diidentifikasi dan hasilnya diumumkan ke publik.
Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan. (sb)