Lewati ke konten utama
Provinsi

Libatkan WBP, Lapas Sampit Jaga Lingkungan dan Kualitas Tanaman

Redaksi 14-10-2024, 02:25 WIB 1 menit baca
Warga binaan Lapas Sampit ketika melakukan perawatan tanaman, Senin (14/10/2024). (FOTO:LAPAS SAMPIT)
Warga binaan Lapas Sampit ketika melakukan perawatan tanaman, Senin (14/10/2024). (FOTO:LAPAS SAMPIT)

SB, SAMPIT - Membuat lingkungan terjaga keindahan dan lingkungan sehat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit gencar melakukan perawatan perkebunan.

Pada Senin (14/10/2024) pagi, WBP Lapas Sampit kembali melakukan perawatan sebagai upaya pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), di mana mereka dilibatkan langsung dalam kegiatan pemeliharaan kebun seperti membersihkan area dari gulma, menyirami tanaman, memupuk, dan merawat tumbuhan agar tetap tumbuh dengan baik.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga estetika dan kesehatan lingkungan di dalam Lapas, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan praktis bagi WBP dalam bidang pertanian. Dengan terlibat dalam aktivitas semacam ini, WBP mendapatkan pengetahuan yang dapat mereka terapkan ketika kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini juga mendukung program ketahanan pangan, di mana hasil dari kebun dapat memberikan kontribusi pada penyediaan pangan di lingkungan Lapas Sampit.

"Melalui perawatan kebun ini, WBP dapat belajar mengenai pentingnya tanggung jawab, disiplin, serta keterampilan dalam bidang pertanian, yang diharapkan dapat menjadi bekal setelah mereka bebas. Selain itu, kegiatan ini juga membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan asri di lingkungan Lapas, sekaligus mendukung program ketahanan pangan internal," tutur Kalapas Sampit, Meldy Putera.

Kalapas menambahkan, bahwa kegiatan pemeliharaan ini akan terus dilakukan secara berkala dengan harapan agar WBP lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan memiliki keterampilan yang bermanfaat di masa depan.

Upaya ini mencerminkan pentingnya pembinaan yang menyentuh aspek keterampilan praktis, kesadaran lingkungan, dan pemulihan diri, yang semuanya berperan dalam proses reintegrasi WBP setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

"Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan rehabilitasi Warga Binaan Lapas Kelas IIB Sampit serta memberikan dampak positif terhadap lingkungan," tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard