Lewati ke konten utama
Palangka Raya

Jumlah Pengungsi Banjir Bertambah dan Mulai Terserang Penyakit

Redaksi 18-11-2022, 10:54 WIB 1 menit baca
PENGUNGSI : Tampak seorang ibu-ibu menggosokkan minyak telon ke tanah buah anaknya yang mulai terserang gatal-gatal. FOTO : SEPUTAR BORNEO
PENGUNGSI : Tampak seorang ibu-ibu menggosokkan minyak telon ke tanah buah anaknya yang mulai terserang gatal-gatal. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, PALANGKA RAYA - Hingga sampai sekarang jumlah pengungsi korban banjir di kawasan Jalan Mandawai dan Anoi, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya bertambah menjadi 25 orang.

Melihat situasi debit air makin naik dan cuaca ekstrem, para pengungsi ditempatkan di Gedung DPD KNPI Kalteng Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya.

Dihari kedua pengungsi mulai merasakan gatal-gatal, pusing dan demam. 

Salah satu pengungsi, Yuliana (44) warga Jalan Anoi mengatakan, ia dan dua anaknya terpaksa mengungsi karena rumah sudah sepinggang orang dewasa.

"Mengungsi sudah dua hari, pertama di tenda Jalan Arut dan kedua disini (gedung KNPI). Tidak tahu sampai kapan mengungsi yang jelas sampai air surut," ujar Yuliana, Jumat (18/11/2022).

Ia menambahkan, setelah sempat bertahan di rumah beberapa hari kondisi banjir, mereka bibit penyakit mulai menyerang.

"Kami mulai gatal-gatal, pilek, panas dan pusing. Tapi sudah mendapat perawatan dan pembagian obat-obatan serta salep gatal," tukasnya. (ok)

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard