Lewati ke konten utama
Provinsi

Polda Kalteng Siapkan Rumah Oksigen Gratis untuk Polri dan Masyarakat

Redaksi 07-09-2026, 17:36 WIB 2 menit baca
Petugas kesehatan Polda Kalteng memberikan pelayanan dinrumah oksigen gratis. (FOTO: ISTIMEWA)
Petugas kesehatan Polda Kalteng memberikan pelayanan dinrumah oksigen gratis. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melalui Rumah Sakit (RS) Bhayangkara TK. III Palangka Raya menyiapkan fasilitas Rumah Oksigen yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh personel Polri maupun masyarakat.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kepala RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, yang disampaikan Wakarumkit RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, dr. Budi Satria, Sp.DVE, mengatakan bahwa penyediaan Rumah Oksigen merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan dukungan kesehatan di tengah ancaman kabut asap akibat Karhutla.

“Rumah Oksigen ini merupakan salah satu bentuk respons kesiapan Polri dalam menghadapi bencana kabut asap. Kami dari bidang kesehatan memiliki tugas untuk mempersiapkan dukungan kesehatan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat,” ujar dr. Budi, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, gangguan pernapasan menjadi salah satu dampak yang cepat dirasakan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap. Untuk itu, terapi oksigen disiapkan sebagai pertolongan awal bagi personel maupun masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan.

“Kalau kabut asap begitu tebal, kualitas udara dan ketersediaan oksigen yang dihirup tentu menjadi persoalan. Rumah Oksigen ini kami hadirkan agar personel maupun masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan bisa mendapatkan terapi oksigen sebagai pertolongan pertama,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh pelayanan di Rumah Oksigen diberikan secara gratis atau tidak dipungut biaya.

Selain fasilitas tetap, RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya juga menyiapkan konsep Rumah Oksigen mobile dengan memanfaatkan kendaraan ambulans yang dilengkapi generator dan oksigen konsentrator. Fasilitas tersebut dapat digerakkan ke lokasi yang membutuhkan dukungan pelayanan oksigen.

“Karena sifatnya mobile, kapan pun dibutuhkan, fasilitas ini bisa kita geser atau ditempatkan di lokasi yang membutuhkan,” ungkapnya.

Untuk fasilitas tetap, Rumah Oksigen disiapkan di beberapa lokasi, salah satunya di lingkungan Polda Kalteng, tepatnya di Klinik Kesehatan Jalan Rinjani. Selain itu, terdapat pula posko semi-stationary di Mako Dulin Kandang yang menjadi salah satu titik kesiapsiagaan personel dalam penanganan Karhutla.

Rumah Oksigen tersebut pada prinsipnya dapat dimanfaatkan oleh personel Polri maupun masyarakat umum yang membutuhkan pelayanan.

Dari sisi kapasitas, Rumah Oksigen memiliki lima tempat tidur untuk pelayanan serta satu tempat tidur yang dapat digunakan untuk observasi maupun menunggu. Selain itu, tersedia tabung oksigen dan tempat tidur tambahan yang dapat digerakkan apabila terjadi peningkatan jumlah pasien.

“Kalau penuh sekali, tetap bisa kita gunakan dengan menambah velbed dan stok tabung oksigen yang kita miliki,” jelasnya.

Namun demikian, apabila setelah mendapatkan terapi oksigen kondisi pasien tidak menunjukkan perbaikan, pihaknya akan segera melakukan rujukan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

“Kalau setelah diberikan terapi oksigen tidak menunjukkan perbaikan, pasien akan kita dorong ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard