Halikinnor saat melaksanakan kunjungan dan menyampaikan bahwa dirinya dan Irawati menyiapkan beasiswa gratis bagi santri ingin melanjutkan menimba ilmu ke luar negeri. (FOTO:TIM HARATI)
SB, SAMPIT - Pasangan Halikinnor-Irawati atau HARATI terus perhatian terhadap pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini pasangan Harati menyiapkan beasiswa bagi santri yang ingin menimba ilmu agama ke luar negeri.
"Misalnya ingin melanjutkan ke Yaman, Mesir, Madinah atau lainnya, kita bantu melalui beasiswa oleh pemerintah daerah. Kita juga ingin ada santri kita yang jadi penceramah seperti Ustaz Abdul Somad atau Das'ad Latif," kata Halikinnor, Sabtu (26/10/2024).
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur nomor urut 1, Halikinnor-Irawati menegaskan komitmen mereka untuk terus memperhatikan dunia pendidikan, tidak terkecuali pendidikan agama.
"Tidak hanyauntuk agama Islam, juga dukungan terhadap agama lainnya. Kalau memang ada ajuan untuk pendidikan agama mereka ke luar negeri, Insya Allah kita penuhi", jelasnya
Selama ini pasangan petahana bupati dan wakil bupati ini mewujudkan dukungan itu melalui program beasiswa yang diberi nama Gerbang Mentaya. Setiap tahun anggarannya diupayakan ditingkatkan agar semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang bisa terbantu melalui program ini.
Jika kembali terpilih menjadi bupati dan wakil bupati, pasangan Halikinnor-Irawati berkomitmen memperluas jangkauan beasiswa tersebut, yakni pada bidang pendidikan agama melalui beasiswa santri.
Menurutnya, santri juga berhak mendapat dukungan pemerintah daerah dalam menimba ilmu. Untuk itu pemerintah daerah akan mendukung melalui beasiswa jika ada santri yang ingin melanjutkan pendidikan agama Islam ke luar negeri.
Ia juga berharap, sepulangnya menimba ilmu agama di luar negeri, santri asal Kotawaringin Timur bisa mengajarkan ilmu yang didapatnya kepada masyarakat di daerah ini.
"Harapan kita mereka harus lebih baik dari sebelumnya karena, lebih bagus pula jika santri tersebut mampu berkiprah hingga ke tingkat nasional menjadi dai terkenal, akademisi maupun lainnya,” harapnya. (f1/sb)