Pentingnya Kesetaraan Gender pada Satuan Pendidikan
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim mengadakan workshop dengan tema pentingnya kesetaraan gender pada satuan pendidikan di Kotim pada Jumat (13/12/2024).
"Kami ingin mengangkat isu gender ini agar tidak ada lagi perbedaan antara guru perempuan dan laki-laki, khususnya di satuan PAUD. Selama ini, profesi guru PAUD sering dianggap identik dengan perempuan, padahal laki-laki juga bisa mengambil peran ini. Tujuannya adalah menciptakan kesetaraan gender untuk mencerdaskan anak bangsa menuju generasi emas 2045," kata Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Kotim, Legendaria Okta.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Suyoso, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sampit, yang dinilai memahami isu gender dan mampu mengaplikasikan konsep tersebut di satuan PAUD. Terdapat 142 peserta dari 71 lembaga PAUD di Kotim mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengubah pandangan bahwa profesi guru PAUD hanya cocok untuk perempuan. Dengan keterlibatan guru laki-laki, diharapkan akan muncul perspektif baru yang memperkaya pengalaman belajar anak usia dini.
"Kesetaraan gender bukan hanya tentang hak yang sama, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama dalam mendidik anak bangsa, baik laki-laki maupun perempuan," tambah Legendaria.
Program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung kesetaraan gender di berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Sebagai informasi, saat ini di Kotim sudah ada enam orang guru dan kepala sekolah PAUD laki-laki. Mereka tersebar di Kecamatan Baamang, Kecamatan Seranau, dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. (f1/sb)