MENYAMPAIKAN : Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa saat menyampaikan perkembangan kasus pembunuhan, saat pres rilis Selasa (6/12/2022). FOTO : HERIYANTO
SB, PALANGKA RAYA - Motif pembunuhan anggota Biddokes Polda Kalteng, Aipda Andre Wibisono di kawasan Ponton, Kota Palangka Raya, pada Jumat (2/12/2022) mulai terungkap.
Hal tersebut setelah tertangkapnya delapan orang yang diduga melakukan penganiayaan dan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa mengatakan, hasil keterangan saksi dan tersangka yang ditangkap korban ke lokasi meminta sejumlah uang kepada terduga bandar sabu di lokasi Ponton.
"Keterangan para tersangka, korban ini datang seorang diri meminta jatah. Dia dikasih uang Rp 500 ribu dan satu paket sabu seberat 0,5 gram," ucap Kombes Budi Santosa dalam press release, Selasa (6/12/2022).
Ditambahkannya Budi, ternyata almarhum ini kembali ingin meminta uang dan terjadi cekcok dengan salah seorang tersangka menyebabkan perkelahian. Rekannya terangkan melihat temannya berkelahi, dan ikut membantu.
Sehingga terjadi pemukulan, baik di TKP satu sampai TKP ketiga dan korban tidak berdaya.
"Korban meninggal dunia akibat tembakan airsoftgun sebanyak lima kali, dua proyektil bersarang di leher dan telinga Kanan, serta pukulan benda tumpul bagian kepala belakang menyebabkan korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit," tukasnya. (ok)