SMPN SATAP 02 Baamang Luncurkan Website Literasi
SB, SAMPIT- Disdik Kotim apresiasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap 2 Baamang, meluncurkan website dan literasi sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan.
Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah mengatakan, ini merupakan langkah konkrit sekolah dalam memperkuat budaya literasi berbasis digital web.
"Peluncuran web ini menjadi wadah kreativitas bagi siswa dan guru SMPN Satap 2 Baamang dalam menyalurkan gagasan dalam bentuk digital yang lebih mudah diakses dan diminati,” kata Irfansyah, Selasa (25/2/2025).
Lanjutnya, literasi tidak hanya mencakup baca tulis, tetapi juga masuk dalam aspek digital, sains, budaya, kesehatan dan numerasi.
Sementara itu Kepsek SMPN Satu Atap 2 Baamang, Noordiana, mengatakan, program ini lahir dari beberapa latar belakang utama, pertama peningkatan mutu pendidikan. Karena berdasarkan Rapor Pendidikan, tahun sebelumnya terdapat 3 dari 6 kompetensi yang masih berada di kategori merah.
Namun ujarnya, tahun 2025 ini sudah terjadi peningkatan, yaitu kompetensi telah hijau, kompetensi lainnya kuning, khususnya dalam literasi dan numerasi.
"Kami optimis dengan kerja keras semua pihak, seluruh indikator dapat mencapai kategori hijau," tegasnya.
Lanjutnya, latar belakang lainnya yaitu visi dan misi sekolah SMPN Satu Atap 2 Baamang yang memiliki visi menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi, berwawasan IPTEK, berbudaya, berakhlak mulia, menyenangkan, serta ramah anak.
"Kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan mampu bersaing di era global," tegasnya.
Tambahnya, pihaknya juga turut mendukung program nasional untuk menyukseskan program Deep Learning dari Kementerian Pendidikan, dengan memastikan digitalisasi berjalan bijak dan aman bagi siswa.
"Melalui kesempatan ini, kami juga ingin mengajukan permohonan dukungan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur untuk pengadaan alat peraga pembelajaran IPA dan IPS," bebernya.
Saat ini, menurutnya SMPN Satu Atap 2 Baamang masih kekurangan peta Indonesia, peta dunia, globe, buku buku fiksi maupun pelajaran, serta poster-poster pembelajaran IPA.
"Bahkan di ruangan laboratorium IPA juga masih belum memiliki kelengkapan yang memadai. Kami berharap, dengan dukungan semua pihak, SMPN Satu Atap 2 Baamang dapat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat global melalui penguasaan IPTEK yang unggul," tandasnya. (f1/sb)