seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pelajar di Palangka Raya Alami Perubahan Perilaku Usai Alami Kekerasan

by Redaksi - Tanggal 05-03-2025,   jam 09:22:17
ILUSTRASI ILUSTRASI

SB, PALANGKA RAYA – Seorang pelajar SMP Islam Hasanka Boarding School berinisial RS mengalami perubahan perilaku setelah menjadi korban aksi kekerasan.

Sang ibu, RA mengungkapkan, bahwa anaknya yang sebelumnya ceria dan aktif bermain kini lebih sering mengurung diri di rumah.

“Psikis anak mulai terganggu, di sekolah juga para ustadzahnya mengatakan kalau dia dulu ceria, tetapi sekarang lebih pendiam,” ujar RA, Rabu (5/3/2025).

RA tak kuasa menahan emosi saat menceritakan kejadian yang menimpa putranya. Ia mengungkapkan bahwa RS mengalami kekerasan fisik, mulai dari dipukul, ditendang, diseret, hingga dihantam di bagian ulu hati.

“Siapa yang bisa menerima anaknya diperlakukan seperti itu? Tentu saya tidak terima,” tegasnya.

RA menjelaskan bahwa sebelumnya pihak keluarga sempat menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan setelah dilakukan mediasi oleh pihak sekolah. Namun, setelah melihat rekaman video kekerasan tersebut secara utuh, pihaknya memutuskan untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian itu ke Polda Kalimantan Tengah.

“Kami sempat berdamai karena awalnya mengira ini hanya perkelahian biasa. Tapi setelah melihat video secara lengkap, saya yakin ini bukan hal yang bisa diselesaikan begitu saja,” cetusnya dengan nada tinggi.

Peristiwa ini diduga terjadi pada 14 Februari 2025, namun pihak keluarga baru mengetahui kejadian tersebut pada 25 Februari 2025 setelah video insiden itu tersebar.

Menurut RA, insiden bermula saat RS diajak keluar ke GOR Futsal oleh temannya, yang belakangan diduga sebagai pelaku. Namun, RS menolak karena tidak memiliki kendaraan dan sendirian di rumah.

“Diduga karena jawaban itu, pelaku langsung datang ke rumah dan menyerang anak saya hingga terjadi kekerasan,” pungkasnya. (rk/sb)