MENJELASKAN : Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa saat memimpin press release kasus pengungkapan kasus pembunuhan anggota Polda Kalteng, dan saat aparat kepolisian merazia kampung Ponton, beberapa waktu lalu. FOTO : HERIYANTO
SB, PALANGKA RAYA - Kota Palangka Raya merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan disebut sebagai Kota Cantik.
Namun sayangnya, ditengah-tengah pusat Kota Palangka Raya kampung padat penduduk yang kerap dijadikan tempat atau sarang peredaran narkoba, yaitu disebut sebagai Kampung Ponton.
Kampung Ponton sendiri terletak di sekitar pinggiran Sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Akses jalan masuk kawasan tersebut sangat sempit, rumah penduduk begitu padat dan berdempetan, sehingga sangat sulit terjangkau oleh kendaraan. Terlebih roda empat tidak bisa masuk, karena jalan hanya berukuran tidak lebih dari 2 meter.
Tidak semua orang bisa masuk untuk mencapai titik wilayah yang dijadikan sebagai sarang peredaran sabu di Kampung Ponton. Lantaran dari awal pintu masuk saja sudah terpantau oleh "tikus-tikus" pelaku bandar sabu. Dan ditambah banyaknya pos pantau, sehingga siapa saja yang masuk bisa terlibat oleh para pelaku bandar sabu.
Dari pantauan di lapangan juga, wilayah titik kampung narkoba tersebut dilengkapi dengan loket atau loker dan dipantau oleh kamera pengawas atau CCTV.
Selain tersedia loket pembelian, dilokasi itu juga disediakan tempat mengkonsumsi narkoba jenis sabu lengkap dengan bong nya. Bahkan tercantum setiap harga paketan serta sewa bong.
Kampung kecil dulunya itu kini menjadi besar dan kuat dengan penjagaan, meski begitu aparat kepolisian tetap bisa menjebol masuk lokasi setelah salah seorang anggota dari Polda Kalteng tewas dikeroyok oleh anak bua bandar sabu.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa mengatakan, kawasan kampung Ponton sendiri dijadikan proyek besar BNNP Kalteng sebagai Kampung Bersinar atau Kampung Bersih Narkoba.
Disampaikan Budi, jajaran Polda Kalteng bersama Forkopimda, dan pemerintah daerah sudah menggelar rapat koordinasi untuk merubah wajah Kampung Ponton menjadi bersih dari narkoba.
"Jangka pendek adalah menggelar razia atau patroli rutin kawasan tersebut, bahkan mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar untuk mendukung Kampung Ponton dijadikan sebagai Kampung Bersih Narkoba," tutur Kapolresta. (ok)