Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Disdik Tekankan 3 Poin Penerapan Program P5 di Bulan Ramadan

Redaksi 26-03-2025, 07:48 WIB 1 menit baca
Penerapan P5 di salah satu sekolah yang ada di Kota Sampit. (FOTO:DISDIK)
Penerapan P5 di salah satu sekolah yang ada di Kota Sampit. (FOTO:DISDIK)

SB, SAMPIT - Dalam melakukan kegiatan pembelajaran pada bulan Ramadan 2025 ini SMPN 4 Sampit kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pengawas Dinas Pendidikan Kotim I Ketut Naya menyampaikan, kegiatan P5 sebagai kegiatan inklusif selama Ramadan adalah sebuah inisiatif yang sangat penting bagi sekolah untuk meningkatkan pemahaman siswa dan siswi mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan P5 yang digelar pada bulan Ramadan ini memberikan banyak manfaat bagi peserta didik dalam rangka untuk membimbing anak agar memiliki ketaatan yang baik kepada Tuhan," ujarnya, Selasa (25/3/2025).

Selain itu lanjutnya, anak-anak didik memiliki akhlak budi pekerti yang baik, sehingga kelak anak diharapkan menjadi insan yang bukan hanya cerdas saja tetapi juga berakhlak mulia dan taat kepada Tuhan.

Apalagi ujarnya kegiatan P5 ini juga dilengkapi dengan berbagai perlombaan salah satunya lomba kultum di mana dirinya melihat banyak potensi pada diri anak-anak melalui perlombaan ini.

"Betapa hebatnya mereka masih muda ternyata bisa membawakan kultum dengan sangat baik. Harapan kita juga nanti anak yang lain juga bisa terus berkembang keterampilannya," imbaunya.

Lanjutnya, ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari proyek penguatan profil pelajar Pancasila selama Ramadan.

Pertama, proyek ini dapat membantu siswa dan siswi memahami nilai-nilai moral dan spiritual yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kedua, proyek ini dapat membantu siswa dan siswi memahami nilai-nilai keagamaan yang terkandung dalam Pancasila.

"Pancasila sendiri menganut prinsip dasar kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, nilai-nilai keagamaan sangat terkait dengan nilai-nilai Pancasila, seperti persatuan, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang adil dan beradab," jelasnya.

Ketiga, proyek ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antarsiswa dan siswi dari berbagai agama dan suku. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard