Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Kesehatan Sopir Bus Angkutan Mudik Diperiksa

Redaksi 27-03-2025, 01:38 WIB 1 menit baca
Wabup Kotim, Irawati melakukan pemantauan pemeriksaan kesehatan Sopir dan penumpang. (FOTO:ABU)
Wabup Kotim, Irawati melakukan pemantauan pemeriksaan kesehatan Sopir dan penumpang. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan Kotim melakukan pemeriksaan kesehatan bagi sopir bus antar kota di Terminal Patih Rumbih saat arus mudik Lebaran 2025. Hasilnya, semua sopir dan kernet dalam kondisi sehat, meskipun ada beberapa yang mengalami tekanan darah tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan pemeriksaan kesehatan sopir ini sebagai salah satu langkah preventif untuk memastikan sopir dalam kondisi fit untuk berkendara.

 "Beberapa sopir mengalami tekanan darah tinggi, tetapi masih dalam batas yang tidak membahayakan saat mengemudi," ujarnya, Rabu (27/3/2025).

Pada pemeriksaan hari pertama, tim medis memeriksa 16 sopir bus pada malam hari dan 33 sopir pada pagi hari. Berikut hasil pemeriksaan:

Pemeriksaan Malam, tekanan darah tinggi 8 orang, gula darah tinggi 0 orang, Napza atau Narkoba positif 0 orang.

Sementara Pemeriksaan pagi, tekanan darah tinggi 14 orang, gula darah tinggi 7 orang dan Napza atau Narkoba hasilnya negatif.

Menurut Umar Kaderi, pemantauan utama dilakukan terhadap tekanan darah dan gula darah, karena keduanya berisiko menyebabkan gangguan kesehatan serius.

 "Tekanan darah tinggi akibat kelelahan bisa memicu pecahnya pembuluh darah, sementara gula darah tinggi dapat berdampak pada organ tubuh lainnya," jelasnya.

Ia mengimbau para sopir untuk menjaga kesehatan, terutama saat membawa penumpang dalam perjalanan panjang, seperti rute Sampit–Banjarmasin. 

"Kami sarankan mereka beristirahat secara berkala agar tubuh tidak kaku dan stres berkurang, sehingga tekanan darah tetap stabil," tambahnya.

Umar Kaderi juga mengingatkan bahwa konsumsi suplemen berlebihan bisa menyebabkan lonjakan gula darah, yang berisiko memicu penyakit lain.

"Dua masalah kesehatan yang sering dialami sopir adalah tekanan darah tinggi dan gula darah tinggi. Jika tidak dijaga, bisa berdampak serius pada keselamatan berkendara," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard