PENGUNGKAPAN KASUS PEMBUNUHAN : Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa didampingi Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Faisal F Napitupulu dan Kasat Reskrim Kompol Ronny M Nababan menunjukkan barang bukti hasil penangkapan Teteh. FOTO : HERIYANTO
SB, PALANGKA RAYA - Aktor pembunuhan anggota Biddokes Polda Kalteng ternyata seorang residivis atau beberapa kali keluar masuk penjara yang di kawasan Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya bernama Teteh.
Indra Lesmana alias Teteh sebelum sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian, karena diduga sebagai dalang kasus pembunuhan Aipda Andre Wibisono pada Jumat (2/12/2022).
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa menerangkan, Indra Lesmana alias Teteh adalah orang yang menembak Aipda Andre Wibisono sebanyak lima kali dan menyebabkan korban meninggal dunia.
"Tersangka Teteh adalah aktor pembunuh anggota Biddokes Polda Kalteng di kawasan Ponton. Teteh merupakan salah satu masuk dalam daftar pencarian orang setelah membunuh almarhum Andre Wibisono menggunakan senjata api jenis airsoftgun," sebut Kapolresta Palangka Raya, Sabtu (17/12/2022).
Lima peluru yang ditembakkan kepada saudara Aipda Andre Wibisono, dua peluru bersarang di bagian leher dan telinga kanan almarhum.
"Hari ini, tempatnya tadi malam Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Kalteng, Resmob Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut berhasil meringkus Teteh. Namun dia meninggal dunia setelah dilakukan tindakan tegas karena sempat melawan menggunakan sebilah celurit saat ditangkap," kata Kombes Pol Budi Santosa.
Budi Santoso menjelaskan, artinya masih ada dua orang yang DPO dalam kasus pembunuhan tersebut, yaitu KC alias UT dan AL alias AD.
"Kita meminta kepada kedua orang ini untuk menyerahkan diri, karena kami tidak akan berhenti melakukan pengejaran," tutupnya. (ok)