Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

BPBD Kalteng Bentuk dan Bina Masyarakat Peduli Api di Gumas

Redaksi 30-04-2025, 12:03 WIB 2 menit baca
BPBD Kalteng usai memberikan materi dalam pencegahan karhutla melaksanakan foto bersama dengan MPA. (FOTO:BPBD KALTENG)
BPBD Kalteng usai memberikan materi dalam pencegahan karhutla melaksanakan foto bersama dengan MPA. (FOTO:BPBD KALTENG)

SB, KUALA KURUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembentukan dan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Gunung Mas.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menyatakan bahwa pengendalian karhutla merupakan salah satu fokus utama dalam program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2025–2030.

“Hal ini menandakan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla, dalam rangka mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap di Tahun 2025,” ungkap Ahmad Toyib di ruang kerjanya, Rabu (30/4/2025) dikurif dari mmc kalteng.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, BPBD Provinsi Kalteng telah meningkatkan jumlah Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla, dari 64 pos di tahun 2024 menjadi 75 pos pada tahun 2025. Pos-pos ini ditempatkan di wilayah-wilayah rawan karhutla dan dijalankan oleh personel lokal yang tergabung dalam MPA, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

“Personel yang direkrut akan menjalani pelatihan intensif sebelum diaktivasi menjelang musim kemarau, guna meningkatkan kapasitas dan ketangguhan saat bertugas menghadapi bencana,” jelas Toyib.

Program pelatihan MPA dilakukan secara bertahap di 28 lokasi pada 14 kabupaten/kota, melibatkan 75 regu dengan total sekitar 1.125 personel. Gunung Mas menjadi kabupaten keempat yang telah membentuk dan melatih regu MPA, setelah Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas.

Untuk Kabupaten Gunung Mas, terdapat dua Pos Lapangan yang akan diaktifkan dengan 30 personel MPA yang telah dilatih. Materi pelatihan mencakup teori dan praktik langsung terkait pengendalian karhutla, yang disampaikan oleh BPBD Provinsi Kalteng dan BPBD Kabupaten Gunung Mas.

Toyib menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai teknik pemadaman dan keselamatan saat bertugas di lapangan.

“Kami mengimbau seluruh tim untuk selalu waspada, mematuhi prosedur keselamatan, dan menggunakan APD. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Di akhir, Toyib menyampaikan harapannya agar pembentukan dan pembinaan MPA di Gunung Mas mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan visi Kalteng Bebas dari Bencana, terutama Karhutla.

“Kami yakin langkah ini menjadi modal kuat dalam mendukung cita-cita Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard