Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

RSUD Hanau Resmi Beroperasi di Gedung Baru, Perkuat Layanan Kesehatan Wilayah Barat Kalteng

Redaksi 06-05-2025, 10:41 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul meninjau pelayanan di RSUD Hanau yang dimulai beroperasi. (FOTO:MMC KALTENG)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul meninjau pelayanan di RSUD Hanau yang dimulai beroperasi. (FOTO:MMC KALTENG)

SB, KUALA PEMBUANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, resmi beroperasi di gedung barunya yang megah dan modern mulai Senin (5/5/2025). Gedung delapan lantai tersebut menjadi simbol peningkatan layanan kesehatan di wilayah barat Kalteng.

Pemindahan layanan dari gedung lama telah rampung 100 persen. Fasilitas kesehatan canggih seperti lima unit Modular Operating Theatre (MOT), CT Scan, dan MRI kini tersedia dan dijadwalkan aktif sepenuhnya tahun ini.

Keberadaan RSUD Hanau sebagai rumah sakit rujukan kelas B disambut antusias warga dari Seruyan dan sekitarnya, termasuk Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau. Sejumlah warga menyatakan kemudahan dalam akses layanan medis dan kenyamanan fasilitas baru.

"Alhamdulillah, rumah sakit yang baru ini sangat membantu kami dan mempermudah pengobatan," ungkap Maryono, pekerja di perusahaan sawit.

Hal senada juga disampaikan Wahyu Hidayat, warga lainnya yang merasa terbantu dengan fasilitas baru dan pelayanan ramah dari tenaga medis.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul, yang mewakili Gubernur saat peninjauan langsung, menyampaikan rasa haru atas rampungnya pembangunan rumah sakit representatif ini.

Ia menegaskan bahwa RSUD Hanau merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.

“Ini untuk mengurangi beban RSUD Palangka Raya dan menurunkan angka kematian karena keterbatasan layanan di daerah,” jelas Suyuti.

RSUD Hanau kini memiliki 21 dokter spesialis dan membuka layanan untuk semua metode pembayaran, termasuk BPJS, asuransi perusahaan, dan pasien umum. Pemerintah provinsi juga menyediakan layanan gratis kelas 3 bagi warga tidak mampu.

Tak hanya itu, Suyuti menyebut Gubernur juga mempertimbangkan pembangunan rumah sakit serupa di wilayah timur Kalimantan Tengah demi pemerataan akses layanan kesehatan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard