Budidaya Sawit Dalam Tingkatkan Keterampilan Petani Lamandau
SB, PANGKALAN BUN – Dalam mendorong peningkatan keterampilan dan produksi petani kelapa sawit di Kalimantan Tengah, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT. Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) menggelar Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang berlangsung selama lima hari di Brits Hotel, Pangkalan Bun.
Pelatihan diikuti oleh para petani sawit dari Kabupaten Lamandau dan juga turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, Dewi Ernawati Dahlan.
Kepala Bidang Perbenihan dan Budidaya, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Jayan Wahyudi menyampaikan program ini merupakan bagian dari pembinaan petani sawit yang terbagi dalam tiga wilayah, yaitu Timur, Tengah, dan Barat Kalimantan Tengah.
Dirinya mengakui wilayah Barat menjadi sasaran utama mengingat konsentrasi kebun sawit paling banyak berada di daerah tersebut.
"Dengan pelatihan ini, kami berharap petani dapat meningkatkan keterampilan serta hasil produksi sawit, dan menuju sertifikasi ISPO dan STDB," katanya.
Disisi lain Andi Yusuf Akbar Direktur Utama PT. Sumberdaya Indonesia Berjaya, mengatakan pihaknya kembali dipercaya untuk mengelola pelatihan peningkatan SDM petani sawit, dan Tahun 2025 ini memasuki tahun keempat.
"Pelatihan kali ini fokus pada teknis budidaya sawit dengan diikuti petani dari Kabupaten Lamandau," ucap Andi.
Lanjutnta pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang agronomi. Selain pemberian materi di kelas, para peserta diajak melakukan kunjungan lapangan langsung ke KUD Tani Subur di Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat. Dimana KUD ini telah mengantongi sertifikasi ISPO dan RSPO.
"Dari kunjungan ini, para peserta bisa melihat langsung bagaimana sebuah kelembagaan dikelola dengan prinsip good agricultural practices," jelas Andi.
Andi menjelaskan lagi, output dari pelatihan ini adalah peningkatan produktivitas sawit melalui penerapan pengetahuan teknis budidaya yang tepat. Peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. "Dalam pemeliharaan dan proteksi tanaman agar tantangan produksi ke depan dapat dihadapi secara efektif dan efisien," tandasnya.
Sementara Dewi Ernawati Dahlan merupakan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, menyampaikan sangat apresiasi atas terlaksananya pelatihan tersebut kepada para petani kelapa sawit Kabupaten Lamandau.
"Kita berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Lamandau dan umumnya di Kalteng," ucapnya. (dm)