Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Dampingi Gubernur Sambut Kunjungan Menteri Desa PDT RI, Ini Harapan Bupati Lamandau

Redaksi 08-07-2025, 01:08 WIB 1 menit baca
Penyambutan rombongan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal RI secara adat Dayak. (FOTO:DISKOMINFO)
Penyambutan rombongan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal RI secara adat Dayak. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, PALANGKA RAYA – Bupati Lamandau, Rizki Aditya Putra, turut mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam menyambut kunjungan kerja Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, bersama sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, belum lama ini.

Kedatangan rombongan menteri, yang dipimpin oleh Menteri Susanto Yandri, disambut di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Penyambutan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Provinsi Kalteng, Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S Ampung, serta staf ahli, asisten, dan kepala OPD lingkup Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa kunjungan kerja ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata, khususnya di wilayah pedesaan.

“Kehadiran Menteri Desa di Kalimantan Tengah merupakan wujud kolaborasi erat pemerintah pusat dan daerah. Ini menandai komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan desa guna mendukung terwujudnya Kalteng Maju dan Kalteng Berkah,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Bupati Lamandau Rizki Aditya Putra menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut dan secara khusus mengundang Menteri Desa PDT RI untuk berkunjung ke Kabupaten Lamandau.

“Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu Menteri juga dapat membawa perhatian khusus terhadap potensi dan kebutuhan desa-desa di Kabupaten Lamandau,” ujar Bupati Rizki.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan daerah dalam membangun wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta mendorong investasi dan penguatan SDM melalui pendidikan tinggi dan teknologi di Kalimantan Tengah. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard