Lewati ke konten utama
Pemkab Murung Raya

Antisipasi Kecelakaan, Perusahaan di Mura Diminta Lebih Tingkatkan Keselamatan

Redaksi 10-07-2025, 05:34 WIB 1 menit baca
Bupati Murung Raya (Mura) Heriyus bersama Wakil Bupati Mura Rahmanto Muhidin dalam forum koordinasi Pemkab Mura bersama Investor, pada Rabu (9/07/2025). FOTO: HUMAS
Bupati Murung Raya (Mura) Heriyus bersama Wakil Bupati Mura Rahmanto Muhidin dalam forum koordinasi Pemkab Mura bersama Investor, pada Rabu (9/07/2025). FOTO: HUMAS

SB, PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mengingatkan sekaligus meminta kepada seluruh perusahaan tambang batu bara di wilayah setempat, agar lebih meningkatkan fasilitas keselamatan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kecelakaan.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin saat menjadi moderator pada acara Forum Koordinasi pemerintah daerah dengan Investor yang dilaksanakan di Jakarta.

Wabup Mura itu menyebut, insiden laka air yang baru-baru ini terjadi di wilayah DAS Barito menjadi perhatian bersama semua perusahaan yang ada di Kabupaten Murung Raya yang menggunakan Sungai Barito sebagai jalur distribusi batu bara.

"Kejadian kapal motor tertabrak tongkang di Sungai Barito wilayah Desa Luwe Hulu, Kabupaten Barito Utara pada tanggal 8 Juli 2025, harus jadi pelajaran bagi daerah kita," kata Wabup Rahmanto.

Dari video-video yang beredar media sosial, kata dia, insiden kapal motor tertabrak tongkang di Barut itu, dikarenakan tidak adanya fasilitas keselamatan berupa perahu motor pendamping tongkang, sehingga lambatnya upaya untuk menyelamatkan para penumpang.

Untuk itu, sambungnya, Pemkab Murung Raya perlu mengingatkan hal ini dikarenakan mayoritas penumpang yang mengalami kejadian tersebut menuju wilayah Murung Raya, serta kapal tongkangnya milik perusahaan yang wilayah konsesinya berada di Murung Raya, yaitu PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).

Rahmanto juga mengingatkan kepada perusahaan, agar saat mengangkut batu bara di sungai, bisa di samping perahu motor sehingga pada saat terjadi insiden, kamar motor pendamping itu yang terlebih dahulu melakukan penyelamatan.

"Insiden kapal motor tertabrak tongkang batu bara kemarin itu karena tidak adanya perahu lain yang cepat menyelamatkan kapal motor yang mogok di depan tongkang sehingga masuk ke depan tongkang dan langsung tenggelam," imbuhnya.

Pemkab Mura merasa turut prihatin atas kejadian kemarin, sehingga segera memerintahkan agar tim dari BPBD Murung Raya untuk terjun ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi maupun hal yang dianggap perlu. (Ang/SB) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard