Lewati ke konten utama
Pemkab Barito Timur

Bupati Bartim Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat Dayak Maanyan

Redaksi 15-07-2025, 09:28 WIB 2 menit baca
Bupati Barito Timur (Bartim) M.Yamin, menyampaikan sambutan dan membuka acara ritual adat Ijame di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat Kabupaten Bartim, pada Senin (14/7/2025). FOTO: HUMAS
Bupati Barito Timur (Bartim) M.Yamin, menyampaikan sambutan dan membuka acara ritual adat Ijame di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat Kabupaten Bartim, pada Senin (14/7/2025). FOTO: HUMAS

SB, TAMIANG LAYANG - Bupati Barito Timur n(Bartim) M.Yamin, menegaskan komitmennya terhadap pelestarian budaya lokal adat Dayak Maanyan. Hal ini disampaikan ketika membuka secara resmi ritual adat Ijame di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat Kabupaten Bartim, pada Senin (14/7/2025). 

Menurutnya, upacara yang merupakan tradisi kematian dalam kepercayaan Hindu Kaharingan ini menjadi momentum penting untuk merawat warisan leluhur suku Dayak Maanyan.

Ia menjelaskan, bahwa Ijame bukan sekadar seremoni adat, tetapi simbol ikatan batin yang kuat antarwarga serta wujud penghormatan terakhir bagi leluhur. Kekayaan budaya di Barito Timur yang beragam untuk mempererat persatuan, bukan sumber perbedaan yang memecah belah.

"Kita patut bangga karena Barito Timur memiliki keberagaman adat istiadat yang luar biasa. Tradisi seperti ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga jembatan sosial antarwarga dan antar wilayah," ujarnya.

Bupati Yamin juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pelaksanaan ritual adat. Ia menegaskan bahwa kebebasan masyarakat dalam menjalankan kepercayaan dan tradisinya merupakan bagian dari hak budaya yang wajib dijaga.

"Pemkab Bartim berkomitmen untuk terus memberi ruang dan dukungan, baik moral maupun material, dalam menjaga keberlangsungan tradisi seperti ini," tegasnya.

Bupati Yamin menyoroti pentingnya regenerasi pelaku adat. Menurutnya, selama ini nanyak tokoh adat yang sudah berusia lanjut, namun generasi muda belum banyak terlibat. 

"Kita harus memastikan ada penerus. Para wadian dan tokoh adat sudah lanjut usia. Kalau tidak kita dorong sekarang, dikhawatirkan tradisi ini akan hilang," ujar Bupati Yamin.

Acara Ritual Ijame ini turut dihadiri oleh Sekda Bartim, Misnohartaku, Kepala OPD terkait, para Damang, tokoh adat, kepala desa se-Kecamatan Paju Epat, serta masyarakat setempat. 

Bupati Yamin juga menambahkan, bahwa acara Ijame memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata budaya. Dengan kemasan yang tepat, kegiatan ini dapat memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Maanyan ke khalayak yang lebih luas.

"Kegiatan seperti ini sangat langka. Kalau kita kelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisa mendatangkan wisatawan dan sekaligus menguatkan identitas daerah," pungkasnya. (OGN/SB)

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard