Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Disdik Kotim Berikan Penghargaan kepada Pemenang O2SN dan FLS2N Tingkat SD

Redaksi 18-07-2025, 05:50 WIB 1 menit baca
Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim menyerahkan hadiah kepada pemenang O2sn dan FLS2n. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim menyerahkan hadiah kepada pemenang O2sn dan FLS2n. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Kotim pada Jumat (18/7/2025).

Penghargaan berupa piagam, piala, dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah.

“Kita hari ini menyerahkan piagam, piala, dan uang pembinaan kepada anak-anak kita jenjang SD yang berhasil dalam gelaran O2SN dan FLS2N tingkat Kabupaten,” ujar Irfansyah.

Ia menjelaskan bahwa para juara akan melanjutkan perjuangan mereka ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Pihaknya berharap, ada peserta dari Kotim yang nantinya dapat mewakili provinsi dalam ajang lomba tingkat nasional.

“Kami tentu sangat mendukung anak-anak yang akan berlomba di tingkat provinsi. Kami juga telah melaksanakan beberapa Training Center (TC) melalui kepala sekolah dan Bidang Pembinaan SD untuk membina kesiapan mereka,” tambahnya.

Pelatihan tersebut bertujuan mempersiapkan mental dan teknik peserta dalam menghadapi persaingan yang lebih tinggi di tingkat provinsi, baik dalam bidang olahraga maupun seni.

Irfansyah optimistis bahwa Kotim akan kembali mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Harapan dan target kami adalah ada wakil dari Kotim yang lolos ke tingkat nasional. Tahun-tahun sebelumnya kami selalu punya perwakilan, kalau tidak salah ada dua karya, masing-masing dari O2SN dan FLS2N,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kompetisi ini merupakan ajang berjenjang yang dimulai dari tingkat sekolah, kemudian tingkat kecamatan. Dari sana, 17 peserta terbaik disaring untuk mewakili di tingkat kabupaten.

Selanjutnya, para pemenang akan berlaga di tingkat provinsi dan berpeluang ke tingkat nasional. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard