Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

RSUD dr Murjani Sampit dan Lapas Sampit Jalin Kerjasama Layanan Rehabilitasi Sosial

Redaksi 18-07-2025, 06:43 WIB 2 menit baca
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Noviany menunjukan berkas kerjasama dengan Lapas Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Noviany menunjukan berkas kerjasama dengan Lapas Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit jalin kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 11B Sampit melalui program rehabilitasi sosial.

Hal ini ditandai dengan ditandatanganin perjanjian kerjasama okeh Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Noviany dan Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani pada Kamis, 17/7/2025).

Wakil Direktur Umum RSUD dr Murjani Sampit Setia Rahmadi mengatakan, kerjasan sama ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan terhadap warga binaan, khususnya pengguna narkotika.

"Kerjasama ini dalam mendukung program dari Lapas Sampit untuk kegiatan rehabilitasi sosial warga binaan. Pihak Murjani digandeng membantu pelaksanaannya," kata Setia Rahmadi, Jumat (18/7/2025).

Ia mengakui, terjalinnya kerjasama ini dengan harapan tenaga medis RSUD dr Murjani Sampit dapat memenuhi kebutuhan layanan pendampingan psikologis terhadap warga binaan yang sedang menjalani program rehabilitasi.

"Kita punya dokter spesialis jiwa, dan itu memang dibutuhkan untuk rehabilitasi sosial. Jadi kami libatkan tim dari Murjani, termasuk psikolog klinis, untuk ikut mendampingi dan melakukan penilaian di sana," jelasnya.

Tidak hanya melibatkan tim dari RSUD Murjani, tetapi juga sejumlah dokter dan tenaga kesehatan dari puskesmas yang pernah mengikuti pelatihan terkait rehabilitasi sosial. 

"Jadi satu tim, terdiri dari para medis, psikolog, dan dokter. Mereka nanti yang akan datang langsung ke Lapas," katanya.

Alasan pelaksanaan rehabilitasi dilakukan di dalam Lapas dikarenakan dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan efektivitas pembinaan.

"Lebih efisien dan aman kalau tim kami yang ke Lapas, karena kalau warga binaannya dibawa ke rumah sakit, mungkin agak sulit dari segi pengamanan," lanjutnya. 

Koordinator lapangan dalam kegiatan ini akan dijalankan oleh dr dr. Moch. Choirul Waro dari RSUD Murjani Sampit.

Dimana Ia akan dibantu dua orang psikolog klinis serta beberapa dokter dari puskesmas ditambah lagi tenaga perawat yang tergabung dalam satu tim layanan kesehatan.

"Tim kita akan mulai asesmen hari Senin ini. Nanti kegiatan lanjutan seperti model pembinaannya itu akan dibicarakan lebih teknis di lapangan," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard