RSUD dr Murjani Sampit Miliki 32 Bead Standar Kris, Target Akhir Tahun Terpenuhi Semua
SB, SAMPIT - RSUD dr Murjani Sampit saat ini sudah menerapkan 32 bead Kelas Rawat Inap Standar (Kris) dan akan dilengkapi pada akhir tahun 2025.
"Untuk saat ini ada 32 bead sesuai standar KRIS dan akan kami lengkapi, targetnya sampai akhir tahun ini,” kata Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Noviany Rabu (23/7/2025).
Yulia mengatakan, berdasarkan aturan Kemenkes, rumah sakit pemerintah harus menerapkan 60 persen KRIS dari total bead yang ada di setiap rumah sakit.
Sedangkan, bagi rumah sakit swasta harus menerapkan 30 persen dari total bed yang ada di rumah sakit.
“RSUD dr Murjani Sampit memiliki 299 bead, artinya kami harus menyediakan 77-80 bead sesuai KRIS, di luar bed ICU, Perinatologi, rawat inap infeksius dan ruang kebidanan,” kata Yulia.
Untuk mewujudkan itu, RSUD dr Murjani Sampit harus melengkapi 12 kriteria yang harus dipenuhi dalam penerapan KRIS, yaitu pemenuhan komposisi bangunan, komponen bangunan tidak memiliki porositas tinggi, penyediaan ventilasi sebagai pertukaran udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan tempat tidur, nakas di setiap tempat tidur, temperatur ruangan dengan suhu standar 20-26 derajat celsius.
Kemudian pembagian ruangan berdasarkan jenis kelamin dan usia, kepadatan ruang rawat inap dan kualitas tempat tidur, tirai partisi antar tempat tidur, ketersediaan kamar mandi yang memenuhi standar aksebilitas dan penyediaan outlet oksigen tersentral.
"Setiap ruangan disediakan 4 bed lengkap dengan bilik tirai dan kelengkapan lainnya. Untuk memenuhi 12 kriteria ini memerlukan proses sehingga pemenuhan fasilitas sesuai kelas rawat inap standar ini diterapkan bertahap,” pungkasnya. (f1/sb)