seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bekuk 2 Kurir Sabu, Polisi Sita 11 Gram Sabu

by Redaksi - Tanggal 24-07-2025,   jam 01:39:40
Dua terduga pelaku pengedar sabu yang berhasil diamankan oleh Polres Gumas. (FOTO:POLISI) Dua terduga pelaku pengedar sabu yang berhasil diamankan oleh Polres Gumas. (FOTO:POLISI)

SB, KUALA KURUN – Berbekal informasi dari masyarakat yang resah, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gunung Mas (Gumas) berhasil melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Tampelas, Kecamatan Sepang, dan meringkus dua orang pria yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh tim opsnal Satresnarkoba tersebut dilakukan pada Selasa malam, 22 Juli 2025, sekitar pukul 20.23 WIB. Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang mencurigai rumah tersebut sering dijadikan lokasi transaksi barang haram.

Dalam penggerebekan di rumah milik tersangka berinisial R (39 ), petugas berhasil mengamankan dua orang laki-laki. Selain R selaku pemilik rumah, petugas juga mengamankan seorang pria lainnya yang diketahui berinisial Y (29), warga Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Gunung Mas, Iptu Abi Wahyu Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat.

"Benar, kami telah mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial R dan Y pada Selasa malam. Penangkapan ini adalah hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut. Ini membuktikan bahwa peran serta masyarakat sangat vital dalam membantu kami memberantas peredaran gelap narkoba. Kami sangat mengapresiasi keberanian warga untuk melapor," ujar Kasat Narkoba, Rabu (23/7/2025) siang.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka R, berupa 2 paket plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 9,89 gram, plastik klip pembungkus, dompet batik kecil dan tas selempang hitam merek POLO Land, serta satu unit timbangan digital.

Sedangkan dari tangan tersangka Y, petugas mengamankan 4 paket plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,78 gram, timbangan digital, ponsel merek VIVO yang diduga digunakan untuk transaksi, serta uang tunai Rp 300.000.

"Total barang bukti sabu yang kami amankan dari kedua tersangka adalah seberat 10,67 gram. Keduanya beserta seluruh barang bukti telah kami bawa ke Mapolres Gunung Mas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tambah Kasat Narkoba.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka kini harus mendekam di sel tahanan. Mereka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Juncto Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara. Polres Gunung Mas menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. (*)