Kadisdik Kotim: Belum Ada Instruksi Resmi Seleksi Kepala Sekolah Sekolah Rakyat
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan hingga saat ini belum menerima perintah tertulis dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten terkait proses seleksi kepala sekolah (Kepsek) untuk program Sekolah Rakyat di wilayah setempat.
Meskipun informasi mengenai rencana seleksi guru dan pengisian jabatan kepala sekolah telah beredar, namun belum ada dasar hukum atau petunjuk teknis yang dapat dijadikan rujukan untuk pelaksanaan seleksi.
“Belum ada rujukan. Kami belum menerima perintah tertulis dari pusat ataupun dari Pemkab untuk seleksi kepala sekolah perintis,” jelas Muhammad Irfansyah, perwakilan dari Disdik Kotim, Jumat (1/8/2025).
Ia menambahkan, meskipun ada arahan awal secara lisan dari pemerintah pusat, namun pihaknya masih menunggu tindak lanjut berupa regulasi resmi yang mengatur teknis pelaksanaan seleksi tersebut.
Sembari menunggu instruksi resmi, Disdik Kotim saat ini tengah fokus pada pemetaan sumber daya manusia (SDM) dan melakukan koordinasi lintas instansi guna mendukung kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat apabila program tersebut dijalankan di daerah.
Irfansyah menegaskan bahwa rekrutmen kepala sekolah bukan semata untuk mengisi kekosongan jabatan, tetapi menjaring calon yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan profesionalisme tinggi guna menjamin mutu pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sebagai bagian dari langkah antisipatif, Disdik Kotim juga telah berkonsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan, yang lebih dahulu melaksanakan proses penjaringan untuk program serupa.
“Kami sudah berkonsultasi ke Kabupaten Katingan yang lebih dulu menjalankan prosesnya. Namun kami tetap menunggu surat resmi sebelum memulai seleksi,” tutup Irfansyah. (f1/sb)