seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Mengerikan!!! Pikap Rem Mendadak, Dada Bocah Ketusuk Besi

by Redaksi - Tanggal 11-08-2025,   jam 02:39:58
Bocah yang ketusuk besi saat dievakuasi oleh warga. (FOTO:ISTIMEWA) Bocah yang ketusuk besi saat dievakuasi oleh warga. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Mengerikan! Kecelakaan Lalu Lintas (laka lantas) terjadi di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Peristiwa yang terjadi pada Minggu sore (10/8/2025) itu mengakibatkan seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun ditusuk besi tajam tepat di bagian dadanya.

Menurut informasi dihimpun sebuah mobil pickup berhenti mendadak hingga, memicu kecelakaan yang melibatkan satu keluarga.

Saat kejadian itu warga sekitar terperanjat dan bergegas memberi pertolongan.

Kapolsek Jaya Karya, Iptu Bronto membernarkan atas kejadian tersebut dan telah ditangani oleh pihak berwajib.

"Benar, insiden tersebut memang terjadi di wilayah hukum saya dan telah ditangani oleh pihak Satlantas Polres Kotim,” kata Bronto, Senin (11/8/2025).

Peristiwa tersebut berawal saat korban ikut kedua orang tuanya berkendara. Sang bocah duduk paling depan.

Saat tiba dilokasi kejadian, pickup yang melaju tepat didepan kendaraan korban tiba-tiba berhenti menadak kendaraan yang ditumpangi satu keluarga itu pun sontak menghantam pikap bermuatan pipa besi tersebut.

Akibatnya, ayah dan ibu korban tak sadarkan diri setelah benturan hebat. Adapun sang bocah mengalami luka serius setelah batang besi menancap di dada kirinya.

Warga yang melihat kondisi sang bocah berusaha menolong dengan hati-hati untuk melepas tubuhnya dari besi yang menempel di tubuh korban.

“Kasian melihat anak kecil itu, kami coba lepas dengan hati-hati sambil menunggu petugas datang,” kata Roni, warga sekitar.

Adapun warga lainya menghubungi petugas kepolisian dan juga medis. Korban berhasil dilepas setelah upaya penyelamatan yang dilakukan oleh warga dan juga petugas medis.

Hingga berita ini diterbitkan pihak Satlantas Polres Kotim belum juga memberikan keterangan, adapun identitas maupun kondisi korban sampai saat ini masih belum juga diketahui. (f1/sb)