seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Putus Hubungan, Seorang Wanita di Palangka Raya Diteror Mantan

by Redaksi - Tanggal 11-08-2025,   jam 03:06:07
ILUSTRASI ILUSTRASI

SB, PALANGKA RAYA – Seorang perempuan muda berinisial Bunga (27), janda satu anak yang tinggal di Palangka Raya, melaporkan gangguan dari mantan kekasihnya, Kumbang (36) seorang duda saatu anak yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Laporan itu ia sampaikan kepada Cak Sam, tokoh masyarakat yang dikenal sebagai mediator dalam urusan sosial dan pribadi di Kota Palangka Raya.

Bunga mengaku telah menjalin hubungan asmara dengan Kumbang selama empat tahun, bahkan keduanya sempat tinggal serumah. Namun, hubungan tersebut berakhir setelah Kumbang diduga bersikap kasar dalam sebuah pertengkaran.

“Saya putuskan hubungan kami karena dia kasar, cak. Dia marah-marah karena tidak suka dengan penampilan saya, katanya terlalu seksi. Bahkan dia sempat mengancam mau bakar baju-baju saya,” ungkap Bunga saat curhat kepada Cak Sam di hari Minggu (10/8/2025).

Bunga menambahkan bahwa sejak perpisahan itu, Kumbang terus mengganggunya, termasuk mendatangi tempat kerjanya dan mengirim pesan-pesan bernada tidak menyenangkan.

Mendengar curhatan tersebut, Cak Sam segera menghubungi Kumbang dan mengatur pertemuan antara keduanya di MALAPI (Markas Laskar Ngopi) yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso. MALAPI dikenal sebagai ruang mediasi terbuka bagi masyarakat Palangka Raya untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Dalam mediasi yang difasilitasi oleh Cak Sam, Kumbang akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf langsung kepada Bunga, serta berjanji tidak akan lagi mengganggunya.

“Tujuan kami adalah mencari penyelesaian damai dan memberikan pemahaman agar tidak terjadi konflik berkepanjangan. Syukurlah, yang bersangkutan menyadari dan bersedia meminta maaf,” ujar Cak Sam.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi sehat dalam hubungan, serta peran komunitas seperti MALAPI dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai dan bermartabat. (*)