seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam di Parit Belakang Rumah

by Redaksi - Tanggal 11-08-2025,   jam 08:03:20
Lokasi diduga menjadintempat korban tenggelam. (FOTO:ISTIMEWA) Lokasi diduga menjadintempat korban tenggelam. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Nasib malang menimpa seorang bocah berinisial NI (3) yang dinyatakan meninggal dunia usai diduga tenggelam di sebuah parit yang berada di belakang rumahnya.

Insiden nahas tersebut terjadi di Jalan Haka 39, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin sore (11/8/2025).

Merespon kejadian tersebut, tim gabungan penanganan darurat Kota Palangka Raya dikerahkan untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan adanya seorang anak yang diduga tenggelam itu.

Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto mengungkapkan, bahwa pihaknya pertam kali menerima laporan tersebut masuk melalui Call Center pada pukul 16.46 WIB.

“Kami mendapat laporan adanya dugaan anak tenggelam dan meminta agar segera dilakukan evakuasi,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan informasi di lapangan bahwa kejadian itu baru diketahui setelah adik korban yang berusia 1 tahun 4 bulan itu berada di belakang dapur sambil menunjuk-nunjuk ke arah parit galian sedalam 2 Meter itu.

Jarak dari dinding dapur cuma 2 meter. Biasanya korban ini cuma main di teras depan dan halaman depan saja. Mengetahui ada yang aneh, tetangga sempat menaruh curiga dan menanyakan ibu korban yang saat itu sedang ada kegiatan di dapur.

“Karrena pertanyaan tetangga itu, maka kagetlah sang ibu teringat akan dua anaknya namun kakanya tidak ditemukan,” urainya.

Warga setempat pun berusaha mencoba mencari korban pada kubangan air yang berada di belakang dapur tersebut.

“Setelah melakukan pencarian, akhirnya ditemukanlah anak ini dan langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah menggunakan unit ambulance 112 Palangka Raya,” bebernya.

Sesampainya di rumah sakit tersebut, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama oleh tim medis.

“Tim medis sudah berusaha memberikan pertolongan hingga sekitar pukul 18.20 WIB, namun korban tidak menunjukan tanda-tanda dan dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya. (rk/sb)