Bersihkan Lahan, Warga Sampit Temukan Dua Anak Kucing Hutan
SB, SAMPIT – Dua ekor anak kucing hutan (Prionailurus spp.) berhasil ditemukan oleh warga saat sedang membersihkan lahan di kawasan Jalan Lintas Lingkar Selatan (Jalan M Hatta), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sampit.
Kedua anak kucing tersebut diduga berumur sekitar dua bulan, terdiri dari satu ekor jantan dan satu ekor betina.
Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Muriansyah, menjelaskan bahwa penemuan terjadi pada akhir Juni lalu, tepatnya 30 Juni 2025, oleh seorang warga yang tidak sengaja menemukan kedua anak kucing tersebut dalam kondisi terpisah dari induknya. Warga tersebut kemudian menitipkannya kepada ibu Yuanita Handayani.
"Karena khawatir anak kucing tersebut tidak bisa bertahan hidup atau malah menjadi liar dan agresif, ibu Yuanita memutuskan untuk menghubungi kami agar penanganannya lebih tepat," ujar Muriansyah.
Petugas BKSDA kemudian dihubungi melalui pesan di akun Instagram pada Senin, 11 Agustus 2025. Tim langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua anak satwa tersebut.
“Kondisinya sangat sehat dan aktif. Untuk sementara, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari BKSDA Provinsi, kedua anak kucing hutan tersebut kami rawat di Pos BKSDA Sampit,” lanjutnya.
Muriansyah juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan atau menyerahkan satwa liar yang ditemukan agar dapat ditangani sesuai prosedur. K
ucing hutan termasuk satwa liar yang dilindungi, dan tidak diperkenankan untuk dipelihara secara pribadi tanpa izin resmi. (sb)