Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Ajukan Proposal ke Pusat Perpanjang Bandara H Asan Sampit

Redaksi 19-08-2025, 10:33 WIB 1 menit baca
Kadishut Kotim, M Raihansyah
Kadishut Kotim, M Raihansyah

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) ajukan proposal ke Kementerian Perhubungan melalui APBN hingga Komisi V DPR RI untuk perpanjangan Bandar Udara H Asan Sampit.

Kepala Dinas Perhubungan M Raihansyah menjelaskan kendala perpanjangan Bandar Udara H Asan Sampit terletak pada anggaran oleh karenanya Pemkab mengajukan Proposal ke Kementrian Perhubungan melalui APBN dan Komisi V DPR RI.

"Jadi untuk pengembangan bandara itu kita memerlukan dana Rp200 miliar. Kami kemarin sudah menghubungi pusat untuk memasukan proposal karena kalo kita anggaran kabupaten tidak memungkinkan," kata Raihansyah, Selasa (19/8/2025).

Menurut Bupati Kotim, Halikinnor jika beban pusat dikurangi, misalnya dari total Rp 200 miliar kita bisa siapkan Rp 50 miliar atau Rp 75 miliar, kemudian ditambahkan dana dari pihak swasta dunia usaha.

"Semua peluang disetujui akan lebih besar. Kalau semua dibebankan ke pusat, pasti sulit," ujar Halikinnor, beberapa waktu lalu.

Kadishub menjelaskan jika dana Rp 200 miliar itu tidak bisa didapatkan kendala yang akan dihadapi oleh Bandara adalah pesawat yang lebih besar dari Nam Air akan mempertimbangkan untuk beroprasional di Bandar Udara H Asan Sampit.

"Jika tidak bisa didapatkan yang pasti pesawat yang lebih besar dari Nam Air akan mempertimbangkan untuk beroprasional di Bandar," ujarnya.

Selain itu dirinya juga mengatakan bahwa pihak Pemkab berencana akan mengundang operator beberapa penerbangan udara untuk melihat dan memberikan masukan jika proyek bandara kembali tertunda.

"Pemda juga akan mengundang operator beberapa penerbangan datang ke Kotim untuk meliat dan memberikan masukan berkaitan dengan hal apa saja yg bisa menjadi penghambat mereka beroperasional di bandra sampit," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard