seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tiga Karyawan PT IMT dan Satu Anggota Polisi Dibacok Menggunakan Sajam

by Redaksi - Tanggal 14-01-2023,   jam 01:53:27
MENJELASKAN : Kapolsek Dusel, Iptu H Tonie saat diwawancara wartawan terkait penyerangan terhadap karyawan PT IMT dan satu anggota Polres Barsel. (FOTO:ISTIMEWA) MENJELASKAN : Kapolsek Dusel, Iptu H Tonie saat diwawancara wartawan terkait penyerangan terhadap karyawan PT IMT dan satu anggota Polres Barsel. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, BUNTOK – Aparat kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap karyawan PT Indoraya Megah Teknik (PT IMT) bernama Rahman (40). Dikarenakan melakukan penyerangan dan pembacokan terhadap tiga rekannya yang bekerja di lokasi dan satu anggota Polres Barsel, Sabtu (14/1/2023) pagi.

Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman melalui Kapolsek Dusel Iptu H Tonie menerangkan, kronologis kejadian bermula saat pelaku yang juga merupakan karayawan setempat tanpa alasan yang jelas mengamuk dengan membawa sebilah parang dan melukai sesama rekan karyawan yang tengah bekerja di area orkshop PT IMT.

Akibat ulah pelaku tersebut lanjut Kapolsek, tiga orang karyawan menjadi korban penyerangan dengan luka bacok dan personel Polres Barsel yang melaksanakan tugas pengamanan perusahaan kemudian berkoordinasi dengan petugas Piket SPKT untuk melakukan back up.

“Sesampai lokasi anggota mencoba menenangkan pelaku, namun upaya tersebut gagal. Pelaku tiba-tiba berontak dan melukai satu petugas kepolisian, melihat situasi akhirnya dilakukan tindakan represif tegas dan terukur kepada pelaku dengan penembakan,” terang Kapolsek Dusel.

Dijelaskan Iptu H Tonie, terkait motif kenapa pelaku melakukan penyerangan belum diketahui, karena masih belum diminta keterangan dan masih mendapat perawatan medis.

"Saat ini, para korban termasuk personel Polri yang terluka sudah mendapat perawatan intensif di RSUD Jaraga Sasameh Buntok. Sementara itu untuk pelaku beserta barang bukti juga saat ini telah kita amankan dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, serta berkoordinasi dengan pihak terkait karena pelaku sebelumnya memiliki riwayat ODGJ dan pernah di rawat di RSJ," pungkas Kapolsek. (ok)