Lewati ke konten utama
Provinsi

Ratusan Warga Demo Kades Bapinang Hilir Laut, Minta Kades Turun dari Jabatan

Redaksi 30-09-2025, 03:33 WIB 2 menit baca
Masyarakat Desa Bapinang Hilir Laut membawa sejumlah alat peraga melaksanakan demo menuju Kantor Desa. (FOTO:WARGA)
Masyarakat Desa Bapinang Hilir Laut membawa sejumlah alat peraga melaksanakan demo menuju Kantor Desa. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Ratusan warga Desa Bapinang Hilir Laut (BHL), Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa (Kades) setempat turun dari jabatannya, Senin (29/9/2025).

Aksi protes ini dipicu oleh dugaan penyalahgunaan tanah di wilayah perbatasan desa yang dibagikan tanpa sepengetahuan dan persetujuan masyarakat.

Kekecewaan warga hingga tuntutan protes menurunkan jabatan kades.

Camat Pulau Hanaut, Dedi Purwanto, membenarkan adanya aksi tersebut. Menurutnya, warga menyampaikan aspirasi secara langsung terkait kinerja kepala desa yang dinilai tidak sesuai harapan.

“Kemarin ada penyampaian aspirasi, mereka tidak puas dengan kinerja kepala desa selama ini. Salah satunya terkait kebijakan pembagian tanah yang dinilai kurang pas,” kata Dedi, Selasa (30/9/2025).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan yang digelar, sempat ada kesepakatan untuk menata ulang kebijakan terkait tanah tersebut.

Namun, hal itu tidak serta-merta meredakan aksi warga, sebab sebagian tetap menuntut agar kepala desa mundur dari jabatannya.

“Kesepakatannya kemarin sudah ada, yaitu untuk menata ulang kebijakan itu. Tapi warga masih menuntut agar kades mundur. Untuk hal itu, prosesnya tentu ada mekanismenya. Kami akan minta petunjuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),” ujarnya.

Menurutnya, permintaan masyarakat agar kepala desa mundur tidak bisa diputuskan sepihak pasalnya ada aturan dijalankan sesuai ketentuan pemerintah daerah.

"Kami pihak kecamatan berharap polemik ini tidak berlarut-larut," jelasnya.

Dedi menegaskan, penyelesaian secara musyawarah adalah jalan terbaik agar pembangunan di desa tidak terganggu akibat konflik internal.

“Harapan kita, masalah ini bisa segera terselesaikan. Kalau ada kebijakan yang salah, mari diperbaiki bersama. Musyawarah dengan baik, agar ditemukan solusi yang adil. Intinya, kita semua ingin memajukan desa-desa di Kecamatan Pulau Hanaut,” jelasnya.

Hingga kini, warga Desa Bapinang Hilir Laut tetap bersikeras menuntut kades mundur.

Pihak kecamatan pun masih menunggu tindak lanjut dari Dinas PMD Kotim untuk menentukan langkah resmi terkait tuntutan tersebut. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard