RSUD dr Murjani Sampit Gencarkan Program TOSS TB untuk Tekan Kasus Tuberkulosis
SB, SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit terus menggaungkan program TOSS TB (Temukan TB, Obati Sampai Sembuh) sebagai upaya menekan angka penderita Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, menjelaskan bahwa pengobatan TBC harus dijalani secara teratur dan tuntas agar pasien benar-benar sembuh serta tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain.
“TBC bisa disembuhkan asalkan pasien disiplin minum obat sesuai jadwal dan tidak putus di tengah jalan,” ujar dr Yulia, Rabu (5/11/2025).
Ia menjelaskan, pengobatan TBC pada orang dewasa berlangsung selama 6 hingga 8 bulan yang terbagi dalam dua tahap. Pada tahap awal, obat diminum setiap hari selama 2-3 bulan. Sementara pada tahap lanjutan, obat diminum tiga kali seminggu selama 4–5 bulan.
“Pasien TBC juga wajib didampingi oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) agar kepatuhan berobat dapat terjamin,” tambahnya.
dr. Yulia mengingatkan bahwa menunda atau menghentikan pengobatan dapat berakibat fatal. Selain memperparah kondisi pasien, hal tersebut juga bisa memunculkan kuman TBC yang kebal obat (resisten) sehingga jauh lebih sulit disembuhkan.
“Jangan tunda pengobatan TBC. Kalau kita patuh dan sabar, penyakit ini bisa sembuh total,” tegasnya.
Melalui edukasi dan pelaksanaan program TOSS TB, RSUD dr. Murjani Sampit berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan paru-paru dan aktif melakukan pemeriksaan jika mengalami batuk lama atau gejala mencurigakan lainnya. (f1/sb)