DPC PDI Perjuangan Kotim melaksanakan seminat pendidikan politik. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT - Ratusan peserta unsur partai dan masyarakat mengikuti kegiatan seminar pendidikan politik yang dihelat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotim, di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Selasa (16/12/2025). L
Ketua Panitia Kegiatan, Gahara mengatakan, pendidikan politik ini diperuntukkan bagi 250 peserta terdiri dari pengurus DPC, PAC, perwakilan 17 kecamatan, pengurus ranting, serta kalangan pemuda dan mahasiswa.
"Seminar ini merupakan agenda tahunan partai yang bertujuan memberikan pemahaman politik kepada kader dan simpatisan, sekaligus menjaga soliditas organisasi dari tingkat DPC hingga ranting," kata Gahara.
Ia menjelaskan, kegiatan saat ini tidak ada pembekalan khusus terkait agenda politik elektoral karena waktunya masih cukup panjang.
Namun tujuan dilaksanakannya pendidikan politik ini, sebagai bagian meningkatkan karakter dan pemahaman politik bagi kader dan simpatisan.
“Fokus kegiatan ini adalah pemahaman politik bagi kader dan simpatisan,” ujar Gahara.
Ia menegaskan kegiatan tersebut murni bersifat edukatif dan tidak berkaitan dengan persiapan pemilihan umum atau kontestasi politik tertentu.
Hal yang setara juga disampaikan Wakil Sekertaris DPD PDIP Kalimantan Tengah (Kalteng) Angga Aditya Nugraha, kegiatan ini merupakan kewajiban Parpol menjadi bagian penting dari PDIP dalam menamakna nilai Pancasila, demokrasi serta penguatan ideologi kader.
Dirinya mengajak kepada seluruh rekan-rekan dari Partai politik untuk saling bekerjasama mempererat dan memperkuat kelembagaan DPRD Kotim melalui fraksi-fraksi yang ada di DPRD.
"Mari kita bekerja sama melaksanakan tugas dan fungsi DPRD dalam mendukung pmerintah daerah agar dapat berjalan dengan baik," ajaknya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kotim, Sugito mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) untuk menentukan kepengurusan DPC PDIP Kotim.
"Untuk Ketua tetap Halikinnor, sekretaris Sugito dan bendaharannya Irawati. Kalau struktural penuh nanti menunggu SK-nya turun. Paling tidak awal Januari sudah ada SK baru," ujar Sugito /.
Utuk mengisi kekosongan hingga awal Januari pihaknya masih memakai kepengurusan sebelumnya.
Dirinya berharap dengan kepengurusan yang baru nantinya terus bergotong royong untuk membesarkan partai.
"Harapan kita untuk tahun menjelang pemilu 2029 kita targetkan bisa tembus 15 kursi. Dan menjadi pemenang pemilu lagi," jelasnya.
Sementara itu Mewakili Bupati Kotim, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Oktav Pahlevi, menilai pendidikan politik penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem politik.
Menurut Oktav, pendidikan politik tidak hanya berkaitan dengan ideologi partai, tetapi juga pemahaman tentang proses perumusan kebijakan, partisipasi publik, dan tata kelola sistem politik yang baik.
"Pendidikan politik merupakan salah satu fungsi utama partai politik, selain menjalankan komunikasi politik, agregasi kepentingan, dan pembentukan kader," bebernya.
Oktav berharap kegiatan serupa dapat dilakukan oleh seluruh partai politik agar masyarakat semakin sadar politik secara substansial dan memahami peran mereka dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kepartaian.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik antara partai politik dan masyarakat sebagai konstituen, serta mendorong peningkatan kualitas demokrasi di Kotawaringin Timur," tandasnya (f1/sb)