Momen HAB ke-80 Kemenag Kotim Sebagai Refleksi Pelayanan Semua Agama
SB, SAMPIT - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 sebagai refleksi dan muhasabah untuk pelayanan kepada seluruh agama.
"Dari momen ini kita harus tingkatkan lagi pelayanan prima kepada masyarakat.
Dari semua agama baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha dan Kanghucu", kata Kepala Kemenag Kotim, Nur Widiantoro, Sabtu (3/1/2025).
Ia menjelaskan, ada dua jenis pelayanan Kemenag yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan.
Dua hal inilah menjadi tugas Kemenag sehingga ketika kita bicara agama, maka semua umat beragama yang diakui di Indonesia harus diberikan pelayanan prima.
"Mereka harus diberikan tempat untuk beribadah, mereka harus diberikan melaksanakan agamanya dan ibadahnya yang dijamin sesuai dengan undang-undang.
Kemudian yang kedua adalah fungsi pendidikan, dimana Kemenag punya lembaga pendidikan seperti, madrasah, sekolah Kristen, sekolah Katolik, Hindu dan Buddha. Begitupun dengan perguruan tinggi yang berbasis agama.
" Semuanya kita layani dengan baik. Kita hanya berikan pembinaan kepada masyarakat luas, silakan untuk memilih masuk sekolah atau perguruan tinggi yang ada di bawah kementerian agama", jelasnya
Lanjutnya, refleksi selama setahun terakhir, toleransi antara umat beragama di Kotawaringin Timur sangat kondusif, saling menghargai dan memahami.
"Alhamdulillah acara keagamaan berjalan lancar. Seperti Ibadat Natal kemarin juga berjalan kondusif. Tidak ada masalah, semuanya rukun", pungkasnya. (f1/SB)