seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kebakaran Lahan Dekat Pemukiman Warga Diduga Akibat Puntung Rokok

by Redaksi - Tanggal 21-01-2026,   jam 06:15:27
Petugas ketika memadamkan kebakaran lahan yang terjadi Jalan Poros Betang Raya, Kelurahan Pasir Putih. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas ketika memadamkan kebakaran lahan yang terjadi Jalan Poros Betang Raya, Kelurahan Pasir Putih. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kebakaran lahan terjadi di sekitar permukiman warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tepatnya di Jalan Poros Perum Betang Raya RT 005/RW 002, Kelurahan Pasir Putih, pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.43 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim, Multazam, mengatakan kebakaran tersebut menghanguskan lahan kosong seluas kurang lebih 100 x 40 meter persegi yang berada di kawasan gambut dan mineral.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Saat kejadian, kondisi angin cukup kencang sehingga api dengan cepat menyebar dan merambat ke semak belukar di sekitarnya,” ujar Multazam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kotim bersama tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas dan mendekati permukiman warga.

“Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta monitoring area sekitar guna memastikan tidak ada titik api lanjutan,” jelasnya.

Dalam operasi pemadaman ini, BPBD Kotim menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak sembilan personel, dibantu Damkarmat, pihak Kelurahan Pasir Putih dua orang, serta masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi dua unit truk tangki air milik BPBD, satu unit truk tangki pemadam, dua roll selang, serta dua unit nozel.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.20 WIB dan situasi dinyatakan aman,” tambah Multazam.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kotim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya dalam membuang puntung rokok maupun melakukan aktivitas pembakaran.

“Kita sudah memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, termasuk dalam pembukaan kebun. Jika menemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepatnya,” tegas Multazam. (f1/sb)