seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Polres Kotim Luruskan Informasi Hoax Dugaan Tawuran di Samuda

by Redaksi - Tanggal 22-01-2026,   jam 09:36:49
Pemilik akun Facebook menyampaikan klarifikasi di Polsek Jaya Karya terkait informasi hoax dugaan tawuran di Samuda. (FOTO: ISTIMEWA) Pemilik akun Facebook menyampaikan klarifikasi di Polsek Jaya Karya terkait informasi hoax dugaan tawuran di Samuda. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kabar yang beredar di masyarakat Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim terkait dugaan terjadinya tawuran adalah tidak benar atau hoax.

Informasi tersebut sebelumnya beredar melalui media sosial Facebook dari akun bernama Maria Mua Samuda di grup Kabar Samuda pada Selasa, 20 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, menjelaskan bahwa pihak Polsek Jaya Karya telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan monitoring terkait informasi tersebut.

“Personel Polsek Jaya Karya telah menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan pulbaket di lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya peristiwa tawuran seperti yang diberitakan,” ujar AKP Edy Wiyoko, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan klarifikasi dari pemilik akun Facebook tersebut, Sdri. Maria Ulfah, yang bersangkutan tidak melihat secara langsung adanya aksi tawuran.

Yang dilihat hanyalah sekelompok remaja berjumlah sekitar enam hingga tujuh orang melintas menggunakan sepeda motor pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

“Mereka terlihat membawa senapan angin dan parang saat melintas di depan Cafe Clowfee, Jalan Partoe Muksin, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Namun tidak ada aksi tawuran,” jelasnya.

Dari keterangan warga di sepanjang Jalan Partoe Muksin, aktivitas membawa senapan angin dan parang pada malam hari kerap dilakukan masyarakat setempat untuk berburu burung, ikan, maupun kodok.

“Dipastikan di lokasi tersebut tidak terjadi tawuran,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, pemilik akun Facebook Maria Mua Samuda telah membuat klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas informasi yang tidak benar.

Edy menambahkan, klarifikasi ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Jaya Karya Samuda.

“Kami tetap melakukan monitoring dan patroli rutin pada jam-jam rawan malam untuk menjaga kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat agar bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” pungkasnya. (f1/SB)