seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Komplotan Maling Gunakan Mobil Embat Beras dan Bobol Apotek Jalan Mahir Mahar

by Redaksi - Tanggal 27-01-2026,   jam 06:35:49
Pria berbaju hitam tertangkap kamare CCTV saat hendak menggasak satu karung beras. (FOTO: ISTIMEWA) Pria berbaju hitam tertangkap kamare CCTV saat hendak menggasak satu karung beras. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Aksi pencurian yang menyasar dua tempat usaha di Jalan Mahir Mahar Km 8, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, terekam kamera pengawas dan kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Dua toko yang menjadi sasaran yakni Toko Pasya dan Apotek Sasameh Sehat.

Dari rekaman CCTV, para pelaku diduga telah lebih dulu mengamati situasi sekitar sebelum beraksi. Pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, salah satu terduga pelaku bahkan masuk ke apotek dengan berpura-pura membeli obat.

Pemilik Toko Pasya, Fatimah (49), mengatakan bahwa aksi pencurian berlangsung cepat. Dua orang turun dari kendaraan dan langsung mengambil barang dagangan, sementara dua pelaku lainnya diduga tetap berada di dalam mobil yang terparkir di depan toko.

“Satu orang mengambil satu karung beras 20 kilogram, sementara satu pelaku lainnya membawa dua tabung gas LPG 3 kilogram kosong,” ujar Fatimah, Selasa (27/1/2026).

Kejadian tersebut sempat diketahui oleh karyawan toko yang langsung berteriak meminta bantuan. Salah satu karyawan bahkan berupaya mengejar kendaraan pelaku menggunakan sepeda motor hingga ke persimpangan Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Hiu Putih.

Di lokasi tersebut, mobil terduga pelaku sempat berhenti. Namun, saat diminta bertanggung jawab, salah satu pelaku justru mengeluarkan benda yang diduga menyerupai senjata api sambil menantang korban untuk menunjukkan bukti.

Karyawan toko, Anisa menambahkan, aksi kejar-kejaran itu berakhir di persimpangan Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Hiu Putih, tepat di area lampu lalu lintas. Mobil terduga pelaku sempat berhenti di pinggir jalan. Di tempat itu, ia mencoba meminta pertanggungjawaban dengan mengetuk kaca mobil pelaku.

“Saat kaca mobil dibuka, pelaku mengeluarkan senjata sambil berkata ‘mana buktinya’. Tapi Anisa menjawab kalau kami punya bukti CCTV,” ujarnya.

Disebutkannya, jika senjata yang diacukan pelaku saat itu diduga menyerupai senjata api atau pistol.

“Entah pistol asli atau bukan, tapi bentuknya memang seperti pistol,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, Toko Pasya mengalami kerugian sekitar Rp700 ribu. Tak hanya itu, pelaku juga diduga kembali beraksi pada Selasa (27/1/2026) dini hari dengan membobol Apotek Sasameh Sehat yang berada tepat di sebelah toko tersebut.

Sementara itu di waktu yang sama, Karyawan apotek, April (24) mengungkapkan, bahwa pelaku berhasil membawa kabur uang tunai. Selain itu, kamera CCTV apotek turut dirusak dan dibawa kabur oleh pelaku.

“Pelaku masuk dengan memotong rantai dan gembok pintu depan. Semua dibawa kabur,” jelasnya.

April juga membenarkan bahwa salah satu pelaku sempat datang ke apotek pada sore hari sebelum kejadian dengan membeli obat jenis Bodrex yang diduga sebagai bagian dari pengintaian.

“Pelaku membawa uang tunai sebesar Rp 1,5 juta,” tukasnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Palangka Raya. Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan rekaman CCTV, serta mengumpulkan keterangan dari para korban dan saksi.

Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda Rakhmad Razib, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas pelaku.

“Langkah awal sudah dilakukan, mulai dari olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga pendataan saksi. Penyelidikan masih terus berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi sementara, pelaku diduga berjumlah dua orang dan menggunakan kendaraan roda empat saat melancarkan aksinya.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (rk/sb)