Warga yang terluka saat membantu memadamkan kebakaran dilakukan dievakuasi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT - Seorang warga bernama Kurniawan Risky mengalami luka pada bagian kaki saat membantu proses pemadaman kebakaran sebuah rumah kosong di Jalan Sukabumi, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (9/2/2025) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di tengah upaya pemadaman api yang dilakukan oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, serta warga setempat. Saat ikut membantu di lokasi kejadian, korban tiba-tiba mengalami luka cukup serius hingga mengeluarkan darah.
Diketahui, korban secara sukarela turut membantu petugas dalam memadamkan kebakaran rumah kosong tersebut. Dugaan sementara, luka yang dialami korban disebabkan terkena seng saat proses pemadaman berlangsung.
Petugas PMI Kabupaten Kotim yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban. Penanganan medis dilakukan di tempat kejadian untuk menghentikan pendarahan serta mencegah risiko infeksi.
Salah satu anggota PMI Kotim, Rofiq, membenarkan adanya warga yang mengalami luka saat membantu pemadaman kebakaran tersebut.
“Korban sudah kami lakukan pengobatan di lokasi. Mengalami luka di bagian kaki dan sempat mengeluarkan darah,” ujar Rofiq.
Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan secara rinci penyebab luka yang dialami korban. Namun berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, luka tersebut diduga akibat terkena seng.
“Untuk penyebab pastinya kami belum tahu, tapi informasi yang kami terima kemungkinan korban terkena seng,” tambahnya.
Setelah mendapatkan penanganan awal dari petugas PMI, kondisi korban dilaporkan telah tertangani dan tidak mengancam jiwa. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (F1/SB)