Tangkapan layar dugaan terjadinya penganiayaan di Kota Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Sebuah video berdurasi 19 detik mendadak viral di media sosial dan mengundang perhatian publik di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Video tersebut memperlihatkan dugaan tindakan penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum pelatih silat.
Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang anak mengenakan baju putih berhadapan dengan seorang pria berbaju hitam. Keduanya sempat terlibat percakapan dengan nada tinggi, sebelum akhirnya terlihat adanya tendangan yang mengarah ke wajah anak tersebut. Tidak hanya itu, seorang pria lain juga terlihat menendang dari arah samping kiri.
Salah seorang warga Sampit, Rini menyayangkan keras kejadian tersebut. Ia menilai tindakan dalam video tersebut tidak dapat dibenarkan dan mencoreng nilai-nilai bela diri.
“Yang namanya perguruan silat itu untuk pertahanan dan membela diri, bukan untuk mengintimidasi, apalagi terhadap anak,” ujar Jemi sambil menunjukkan video yang beredar di media sosial, Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu komplek perumahan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kota Sampit. Bahkan, menurut kabar yang diterima warga, kejadian itu berlangsung di halaman rumah korban sendiri.
“Ini bukan sekadar penganiayaan, tapi sudah mengarah ke pengeroyokan. Apalagi korbannya masih anak-anak. Kami berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini,” tutur Jemi, yang diketahui merupakan mahasiswa jurusan ilmu pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat, baik Polres Kotawaringin Timur maupun Polsek Ketapang, terkait video yang viral tersebut. (f1/SB)