PDI Perjuangan Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan di Palangka Raya
SB, PALANGKA RAYA - Diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kalimantan Tengah menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah di Jalan Ir Soekarno, Lingkar Luar Kota Palangka Raya tersebut dihadiri Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Yohanes Fredy Ering, pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Raya, serta sejumlah undangan lainnya.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Yohanes Fredy Ering mengatakan, kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Selain untuk mengisi bulan suci Ramadan, juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mempererat tali silaturahmi di antara kader partai dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai partai yang dikenal sebagai partai wong cilik, PDI Perjuangan tidak hanya memperhatikan persoalan politik kebangsaan dan kenegaraan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Melalui Baitul Muslimin Indonesia sebagai organisasi sayap partai, kami juga terus mendorong kegiatan sosial keagamaan seperti ini, agar keberadaan partai dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Angga Aditya Nugraha mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan bagian dari program kerja tahunan partai.
“Buka puasa bersama ini merupakan program kerja yang setiap tahun dilaksanakan oleh partai. Melalui kegiatan ini kami juga ingin terus menjaga dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut turut disampaikan siraman rohani oleh Abdul Manan. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya mendengarkan dan mengamalkan bacaan Al-Qur’an.
“Apabila Al-Qur’an dibacakan, maka dengarkanlah dengan baik agar kita mendapatkan pahala. Bahkan hanya dengan mendengar bacaan Al-Qur’an, hati seseorang bisa tersentuh dan berubah menjadi lebih baik,” tuturnya.
Ia mencontohkan bahwa dalam sejarah Islam, ada orang yang tersentuh keimanannya hanya karena mendengar bacaan Al-Qur’an.
“Dikisahkan bahwa ada yang masuk Islam hanya karena mendengar bacaan Al-Qur’an. Bahkan disebutkan pula dalam Al-Qur’an bahwa ada rombongan jin yang beriman setelah mendengar bacaan Al-Qur’an,” jelasnya.
Abdul Manan pun mengajak seluruh hadirin untuk tidak ragu dalam mendengarkan dan mempelajari Al-Qur’an, terlebih di bulan suci Ramadan.
“Jangan ragu, bila hari ini kita mendengar bacaan Al-Qur’an, maka yang buruk bisa menjadi baik, dan yang sudah baik akan menjadi lebih baik. Sebab bacaan Al-Qur’an akan membekas di hati dan mendorong kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, terutama di bulan suci Ramadan ini,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan sebelum akhirnya seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama. (sb/*)