Polres Kotim Siapkan Pos Pengamanan hingga Layanan Titip Kendaraan Selama Ramadan
SB, SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026 sebagai upaya pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama periode perayaan Idul Fitri 2026, termasuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim, Rezki Maulana Zulkarnain. Ia mengatakan operasi ini merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan selama 13 hari ke depan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah hingga melakukan perjalanan mudik.
“Pada hari ini kita menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026. Operasi ini merupakan operasi terpusat yang kita mulai selama 13 hari ke depan untuk melakukan upaya pelayanan kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah sampai dengan nanti mudik dan arus balik,” ujar Rezki.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, pihak kepolisian menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik strategis di wilayah Kotawaringin Timur.
“Terdapat lima pos pengamanan, kemudian dua pos pelayanan terpadu, dan dua pos pelayanan. Pos tersebut meliputi pengamanan di pelabuhan, pelayanan di pelabuhan dan bandara, pos terpadu di Islamic Center Sampit, serta pos terpadu di Ujung Pandaran yang kita prediksi akan ramai karena menjadi lokasi wisata,” jelasnya.
Dalam operasi ini, Polres Kotim juga melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur terkait. Jumlah personel tersebut masih dapat bertambah menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama saat puncak arus mudik dan arus balik.
“Untuk personel kita melibatkan seluruh struktur terkait, jumlahnya sekitar 200-an orang dan bisa bertambah melihat situasi nanti pada saat pasca mudik dan arus balik,” katanya.
Selain pengamanan jalur mudik, kepolisian juga mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa libur. Hal ini berkaitan dengan adanya kalender libur panjang serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan wisata.
“Kemungkinan besar akan ada peningkatan kunjungan ke tempat wisata, sehingga kita juga melakukan penebalan pengamanan,” tambahnya.
Operasi Ketupat Telabang 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, namun pelaksanaannya masih dapat diperpanjang sesuai dengan evaluasi pimpinan apabila diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa masyarakat yang hendak mudik dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor polisi.
“Kita sudah menyiapkan layanan tersebut di kantor Satuan Lalu Lintas. Persyaratannya cukup membawa identitas seperti KTP, SIM, dan STNK, kemudian pemilik kendaraan hadir langsung ke pos lalu lintas. Kami akan memberikan pelayanan untuk penitipan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa layanan penitipan kendaraan tersebut tidak dipungut biaya, sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik. (f1/sb)